3 Alasan Mengapa Orangtua Mencarikan Jodoh Untuk Anaknya

pernikahan-yang-indah

Dijodohin oleh orang tua, mungkin saat ini sudah tak terlalu populer bahkan sangat di hindari kalau belum jatuh cinta. Ada juga anak-anak muda sekarang malah melihat “dijodohin” orang tua suatu hal yang buruk hingga tak jarang kalau dengar dijodohin oleh orang tua ingat kisah siti nurbaya.

Padahal perjodohan seperti ini tak selamanya dan tak selalu buruk, jika lebih teliti lagi ternyata banyak sekali titik-titik kebaikan dari sebuah proses perjodohan oleh orang tua. Namun perlu diketahui juga tak semua orang tua seperti ini, banyak sekali orangtua-orangtua lainnya yang benar-benar tulus ingin memberikan yang terbaik pada anaknya. Untuk itu, bagi yang masih sendiri dan dalam masa pencarian atau penantian. Apabila orang tuamu menawarkan untuk mencarikan jodoh bagimu jangan ditolak sejak awal karena ternyata pernikahan yang dijodohkan oleh orang tua memiliki kebahagiaan tersendiri. Berikut 3 alasan mengapa orangtua menjodohkan anaknya.

1. Orang tua selau ingin yang terbaik untuk anaknya

wanita-dijodohkan01
image. via acehfame.com

Orang tua selalu ingin yang terbaik untuk anaknya mulai dari anaknya lahir hingga sang anak menikahpun. Kebahagiaan terbesar orang tua adalah saat melihat kebahagiaan anak dalam rumah tangganya dan kesedihan terbesar orang tua adalah saat anaknya gagal berumah tangga. Inilah alasan kenapa sebagian orang tua terlalu “protektif dan selektif” terhadap calon pasangan hidup sang anak dan juga ingin ikut andil mencarikan jodohnya.

2. Sebagai sumber kebahagiaan orang tua

wanita-cantik-taat
image. via image. via www.hipwee.com

Tentu semua anak ingin membahagiakan orang tua, dan salah satu hal yang bisa menjadi sumber kebahagiaan orang tua adalah saat anak menerima dengan tulus ikhlas pilihan orang tuanya dan meyakini itu adalah sebuah pilihan yang terbaik. Lebih seru lagi adalah saat menikah dengan orang yang dijodohin oleh orang tua adalah tak perlu pusing lagi mikirin negosiasi meyakinkan calon pasangan kita pada orang tua.

3. Salah satu alternatif menikah tanpa pacaran

wanita-dijodohkan03
image. via www.hipwee.com

Orang tua bijak dalam menjodohkan anaknya tentu tanpa paksaan, orang tua hanya memberikan pilihan soal keputusan tentu ada pada sang anak, sang anak tentu punya hak untuk melanjutkan perjodohan pada jenjang pernikahan ataupun tidak. Jika lanjut maka mereka akan sama-sama mensyukurinya dan berusaha menjadi yang terbaik bagi pasangannya dan jikapun pernikahan gagal maka tak akan ada kecewa di hati karena diantara mereka belum ada ikatan khusus layaknya orang yang pacaran.

Pastinya orang tua ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya. Tapi terkadang cara orang tua mengekspresikan niat baik pada anaknya tak selalu sama dengan persepsi anak. Oleh sebab itu, butuh komunikasi yang baik antara anak dan orang tua, untuk saling menggali harapan masing-masing, saling menyampaikan pendapat serta menemukan titik temu.

Walaupun begitu dengan pernikahan yang dijodohkan oleh orang tua, perlu diskusi dan pikiran terbuka untuk menghadapinya. Memang ada orang tua yang egois dalam hal perjodohan anaknya namun tak sedikit juga orang tua yang bijak dalam memilihkan jodoh terbaik bagi anaknya.

Simak juga

4 Keutamaan Memilih Pasangan Hidup Dengan Tuntunan Agama

Masihkah Menunda Pernikahan?

Semoga bermanfaat…

Artikel Terkait