3 Hal Inilah Hak Anak Yang Harus Dipenuhi Oleh Orang Tua



Jika selama ini kita lebih sering membahas dan menekankan mengenai apa saja kewajiban seorang anak kepada orang tua, maka inilah saatnya kita sedikit mengulas mengenai apa saja hak yang harus diterima oleh anak dan harus dipenuhi oleh orang tuanya.

Secara ringkas, hak anak atas orang tua mereka adalah sebagai berikut:

1. Memperoleh Nama Yang Baik

nama-bayi-yang-baik
image. via id.theasianparent.com

Ada orang yang memiliki nama yang bagus, mengandung makna yang dalam, dan mengenakan juga saat didengar. Sehingga mampu membuat orang-orang tertarik pada si pemilik nama sepertihalnya lebah tertarik kepada wangi bunga. Tapi, ada juga orang yang namanya yang jelek, tidak bermakna, serta menyesakan dan kurang enak saat mendengarnya.

Karena pada dasarnya nama seseorang memiliki pengaruh psikologis dan juga sosiologis yang sangat besar di kehidupan social masyarakat. Banyak anak yang galau dan sedih karena namanya dianggap jelek, bahkan membuatnya dibully dan dihina oleh teman-temannya. Hingga akhirnya nama itu membuat si anak menyesal telah menyandang nama itu.

Namun, ada juga orang-orang yang memiliki kepribadian yang kuat, bahkan hidupnya tidak terpengaruh oleh namanya yang jelek. Orang ini pun tinggal mengubah namanya yang jelek dan menggantinya dengan nama yang lebih bagus.

Islam, sebagai agama yang mempelopori proses perubahan budaya yang besar, tidak mengabaikan masalah nama. Nabi saw melakukan pengubahan nama-nama yang jelek atau bertentangan dengan akidah tauhid. Dan beliau juga menyatakan bahwa salah satu hak anak atas orang tuanya adalah dipilihkan nama yang bagus maknanya.

Rasulullah saw bersabda:

“Sesungguhnya warisan pertama dari salah seorang di antara kalian kepada anaknya adalah nama yang baik. Karena itu, hendaklah ia memberi anaknya nama yang baik.”

“Perbaikilah nama-nama kalian, karena kalian akan dipanggil dengannya pada hari Kiamat. Wahai Fulan bin Fulan, berdirilah menuju cahayamu. Wahai Fulan bin Fulan, tidak ada cahaya bagimu.”

Ilmu Psikologi belakangan ini telah mengungkap relasi yang erat antara seseorang dengan nama dan panggilannya. Mereka memberi contoh dengan seseorang yang namanya “Susah”. Terus menerus mengalirnya penamaan ini ke telinga dan kesadarannya akan mencetak akal batinnya dengan pengertian tersebut dan membuat akhlak dan perilakunya menjadi susah. Karena nama yang dianggap sepele ini sebenarnya mampu memberikan sugesti yang sangat kuat bagi si empunya nama.

2. Dididik dan Diajari Kebaikan

mendidik-anak
image. via www.fastabiq.com

Pada usia emas pertumbuhan, seorang anak berhak menerima pendidikan dan pengajaran budi pekerti yang baik dari orang tuanya. Karena itu adalah fase pertumbuhannya yang akan membentuk dirinya di masa depan, maka itulah orang tua memiliki tanggungjawab yang besar terhadap hidup anaknya kelak yang dimulai dari usia kecil.

Imam Ali, ketika menjelaskan pentingnya budi pekerti dan keunggulannya daripada yang lain, Ia mengatakan:

“Warisan yang terbaik dari orang tua bagi anak-anaknya adalah budi pekerti.”

Dan Imam Jafar ash-Shadiq memberikan penegasan tentang penyebab diutamakannya budi pekerti daripada harta. Dia mengatakan:

“Warisan terbaik orang tua kepada anak-anak mereka adalah budi pekerti, dan bukannya harta, karena harta akan habis sedangkan budi pekerti tidak.”

Pendidikan budi pekerti bagi anak-anak memiliki peran yang cukup luas dalam keterangan-keterangan dari Ahlul Bait. Kita mendapati penegasan tentang kesegeraan untuk mendidik anak sebelum hati mereka mengeras, karena anak seperti kertas putih yang menerima segala garis dan gambaran yang dituliskan di atasnya.

Imam Ali mengatakan kepada anaknya, Imam Hasan:

“Sesungguhnya hati anak seperti tanah kosong. Apa pun yang dilemparkan kepadanya, ia terima. Maka, aku bersegera mendidikmu sebelum hatimu mengeras dan nuranimu sibuk.”

Dalam pandangan Ahlul Bait, individu-individu masyarakat, terutama anak-anak, harus dididik dalam ketaatan, dan cenderung menetapkan bahwa tanggung jawab dalam hal ini tidak dipikul oleh kedua orang tua saja, meskipun peran mereka adalah yang utama, melainkan meluas hingga dipikul oleh semua orang, karena hukum sosial pada gilirannya berlaku pada semua orang tanpa kecuali.

Sedangkan memperhatikan umur anak adalah faktor yang sangat penting. Ada kebijakan pendidikan khusus bagi setiap umum. Madrasah Ahlul Bait mendahului aliran-aliran pendidikan modern dalam menetapkan konsep “penahapan” yang faidah dan gunanya dibuktikan oleh eksperimen-eksperimen ilmiah.

Karena mempelajari ilmu pada masa kecil seperti memahat di batu, maka masa kecil harus dimanfaatkan untuk memperoleh ilmu sebaik-baiknya berdasarkan program ilmiah yang mengikuti prinsip prioritas, yaitu mendahulukan yang paling penting daripada yang penting, apalagi kita hidup di masa revolusi ilmiah dan pengetahuan dan di era kecepatan dan spesialisasi.

3. Anak Harus Menerima Perlakuan Adil dan Sama

menyangi-anak
image. via keluargacinta.com

Jika orang tua memiliki anak lebih dari satu, maka wajib orang tua memperlakukan anak dengan adil dan sama semuanya. Karena membeda-bedakan anak, terutama antara anak laki-laki dengan perempuan, sama halnya dengan menabur benih-benih perselisihan antara saudara dan menggali jurang yang dalam di jalur relasi persaudaraan di antara mereka kelak.

Ingatlah bahwa anak-anak sangat peka dan sensitif. Ketika ia merasakan ayahnya lebih memperhatikan saudaranya, maka hatinya akan dipenuhi oleh perasaan benci kepada saudarannya tersebut.

Dalam hal ini memberikan keadilan dan persamaan antar anak bisa berfungsi seperti penangkal petir, karena hal ini mencegah terjadinya celah sekecil apa pun dalam hubungannya antar anggota keluarga. Jika tidak, maka akan mendorong munculnya perasaan cemburu dan dendam di antara mereka. Lihat bagaimana Adam dan Hawa memiliki anak yang membenci saudaranya sendiri, karena merasa bahwa orang tuanya tidak adil.

Bahkan Rosulluloh SAW berwasiat kepada para orang tua:

“Samakan pemberian kepada anak-anakmu. Jika aku mau mengutamakan salah seorang dari mereka, aku pasti akan mengutamakan anak perempuan.”

Semoga bermanfaat…

Artikel Terkait