3 Pilihan Tempat Tinggal yang Membahagiakan Seusai Nikah



Bila dua cinta telah dipertautkan dalam sebuah akad nikah yang suci, berarti kini menjadi halal segala yang sebelumnya diharamkan. Dua jiwa itu kini bersatu dan telah sah menjadi suami dan istri.

Sungguh, betapa bahagianya menikah itu. Betapa nikmatnya membangun rumah tangga itu. Maka, jauh hari sebelum menikah biasanya orang sudah memikirkan perihal bila sudah menikah akan tinggal di mana. Hal ini perlu dipikirkan dan didiskusikan agar suami dan istri sama-sama sesuai dengan keinginannya masing-masing, sehingga dapat menikmati kebahagiaan setelah menikah untuk membangun rumah tangga. Ada tiga pilihan dalam hal memilih tinggal di mana setelah menikah ini.

1. Tinggal di rumah sendiri

keluarga-mandiri
image. via panjikhalifah.blogspot.com

Pasangan suami dan istri yang baru saja menikah sudah mempunyai rumah sendiri, entah dengan jalan membeli rumah yang sudah jadi atau membangun sendiri. Namun, pilihan pertama ini sepertinya tidak banyak terjadi. Sebab, kebanyakan orang yang baru menikah, secara ekonomi masih perlu membangun dari awal. Apabila hal ini memang sudah terjadi pada diri kamu, pastinya kamu benar-benar bersyukur kepada Allah atas karunia-Nya.

2. Ikut tinggal bersama orang tua

serumah-mertua
image. via joglosemar.co

Ikut tinggal bersama orang tua ini bisa jadi tinggal bersama orang tua suami atau boleh juga tinggal bersama orang tua istri. Ikut tinggal bersama orang tua ini sudah barang tentu ada enak dan tidak enaknya. Enaknya, seorang suami dan istri bisa sama-sama belajar dalam membangun rumah tangga kepada orang tuanya. Tidak enaknya, sudah barang tentu pasangan suami dan istri yang baru saja menikah tidak bisa bebas mengatur rumah tangganya sendiri secara sepenuhnya.

3. Tinggal di rumah sewa atau rumah kontrakan

tinggal-dikontrakan
image. via www.rumahcitra.com

Pilihan tinggal di rumah kontrakan ini biasanya lebih dikarenakan desakan keinginan untuk belajar mandiri sepenuhnya dalam berkeluarga. Dalam mencari rumah sewa atau kontrakan, biasanya juga disesuaikan dengan kemampuan ekonomi masing-masing. Ada yang memilih untuk tinggal atau kontrak rumah yang bagus dan otomatis biayanya mahal. Namun, tidak sedikit pula yang tinggal di rumah kontrakan yang sederhana.

Seusai akad nikah yang berlangsung dengan khidmat. Bahkan, ada tetes air mata yang bagaikan mutiara membasah di pipi istri tercinta. Dan, seusai resepsi pernikahan yang berlangsung secara sederhana.

Sebuah tempat tinggal yang bisa ditempati pasangan suami dan istri, kelak juga anak-anaknya, sebagai tempat yang terasa damai dan menenteramkan. Dalam hal ini, Rasulullah Saw. mengibaratkan sebagai,

“Rumahku adalah surgaku”

Simak juga

5 Hal yang Gak Boleh Kamu Lakukan Setelah Menikah

Teladan Muslimah Istri Shalihah

Zainab Seorang Anak, Istri, dan Ibu Teladan Sepanjang Masa

Semoga bermanfaat…

Artikel Terkait