4 Gejala Gangguan Kesehatan Reproduksi Pada Wanita

dokter-muslimah

Sebagai seorang wanita, kesehatan reproduksi adalah salah satu hal yang tidak boleh kita abaikan. Terlebih bagi kita yang masih dalam usia subur dan masih ingin memiliki keturunan. Karena kelalaian kita dapat berakibat buruk di kemudian hari.

Jadi, ada baiknya kita sebagai wanita harus sadar dan waspada betul jika 5 gejala gangguan kesehatan reproduksi ini muncul.

1. Keluar Daging Kecil Saat Sedang Menstruasi

wanita-muslimah-cantik
image. via www.siramanislam.com

Saat sedang menstruasi, ada baiknya kita sebagai wanita mau untuk memperhatikan selalu pembalut setelah kita pakai. Lihatlah apa kamu menemukan daging kecil yang keluar bersamaan dengan darah menstruasi?

Jika ia, maka waspadalah, karena mungkin saja ada kista yang tumbuh di rahimmu, jadi segeralah periksa ke dokter kandungan. Karena penanganan dini akan meminimalisir bahaya besar di kemudian hari.

2. Mengalami Sakit Berlebihan Saat Sedang Menstruasi

wanita-men
image. via ceritasoleh.blogspot.com

Sebenarnya wajar saja jika mengalami sakit saat menstruasi. Karena rasa sakit ini disebabkan meluruhnya dinding rahim yang menyebabkan keluarnya darah menstruasi melalui vagina. Namun waspada ketika rasa sakit tersebut terasa jauh lebih sakit dari biasanya. Apalagi jika rasa sakit tersebut berlangsung dalam kurun waktu  yang cukup lama setiap kali kamu menstruasi.

Karena rasa sakit berlebih ini bisa menjadi satu gejala kista dan myom. Segeralah periksa ke dokter kandungan, karena jika masih kecil, kemungkinan besar masih bisa disembuhkan dengan mengonsumsi obat yang direkomendasikan dokter.

3. Waktu Menstruasi Terlalu Lama

waktu-mesntruasi
image. via khazanah.republika.co.id

Waktu menstruasi yang normal berkisar antara 5 sampai 7 hari. Biasanya peluruhan terjadi 5 hari, 2 hari sisanya adalah proses pembersihan. Itulah sebabnya, ketika menstruasi lebih dari 7 hari, bahkan mencapai 2 minggu, maka sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter kandungan. Karena dikhawatirkan kesehatan reproduksimu terganggu.

4. Keputihan

wanita-malu
image. via www.tongkronganislami.net

Normalnya keputihan terjadi sesudah dan sebelum menstruasi. Tapi waspadalah jika keputihan yang kamu alami muncul di luar waktu tersebut. Terlebih jika keputihan menimbulkan rasa gatal atau bau tidak sedap, maka harus diobati dengan menggunakan obat keputihan. Apalagi yang muncul bentuknya menyerupai serbuk sebesar butiran nasi, hal bisa jadi salah satu gejala kemandulan.

Untuk menghindari gejala-gejala gangguan reproduksi ini, ada baiknya kita sebagai wanita jeli dalam memilih jenis celana dalam. Cobalah untuk memilih celana dalam yang berbahan katun yang dingin dan mudah menyerap keringat. Ini akan membantu sirkulasi yang baik pada alat reproduksi. Selain itu juga membuatnya tetap kering hingga sangat kecil kemungkinan terkena jamur yang membuat rasa gatal seringkali menyerang. Dan jangan memilih celana dalam berbahan satin, karena meski modelnya rata-rata bagus, celana dalam berbahan satin memiliki karakteristik bahan yang sangat rapat hingga tidak ada sirkulasi dan juga tidak mampu menyerap keringat dengan baik. Selain itu, hindari juga kebiasaan emangku laptop atau mengantongi gadget di celana, karena radiasinya dapat mengganggu system reproduksi dalam jangka waktu yang lama.

Jadi, lebih baik mencegah bukan dari pada mengobati, karena jika bukan kita sendiri yang peduli akan kesehatan kita, maka siapa lagi.

Simak juga

Resiko Persalinan Caesar Jika Dilakukan Berulang Kali

Waspadai Hal-hal Yang Bisa Menyebabkan Pendarahan Saat Hamil

Semoga bermanfaat…

Artikel Terkait