4 Langkah Mendidik Anak Sejak Dalam Kandungan

mendidik anak sejal dalam kandungan

Anak adalah amanah dari Sang Pencipta. Memilikinya adalah sebuah anugerah yang tiada tara. Maka berbahagialan kalian yang sudah dan mungkin akan memiliki seorang anak. Karena ia akan melengkapi hidupmu dengan sangat lengkap, dan akan memberimu pelajaran yang sangat berarti dalam menjalani peranmu sebagai orang tua.

Begitulah, betapa besar perhatian yang akan tercurahkan orang tua untuk anak mereka, mulai memberikan pendidikan pada anak dari kecil hingga dewasa dengan kualitas terbaik yang bisa mereka lakukan. Dan, untuk memberikan pendidikan ini bisa dilakukan oleh orang tua sedini mungkin, bahkan para orang tua bisa memberikan pendidikan saat ia masih berupa janin dalam kandungan ibunya. Karena anak sejak dalam kandungan juga salah satu amanah dari Yang Maha Kuasa.

Mungkin akan muncul pertanyaan, bagaimana bisa memberikan pendidikan kepada bayi yang masih di dalam kandungan ibunya?

Tenang saja, karena bayi sudah mulai bisa mendengar sejak usia 3 bulan dalam kandungan, orang-orang di negara barat sana sudah menganjurkan memperdengarkan musik seperti Mozart kepada bayinya sejak dalam kandungan ibu. Dan, melalui pendengaran inilah salah satu tugas orang tua untuk memberikan pendidikan sejak kepada anak kita semenjak dalam kandungan. Berikut 4 langkah yang bisa dilakukan untuk mendidik buah hati sejak dalam kandungan.

1. Jadilah Orang Tua Yang Taat

orangtua-yang-taat
image. via www.celikalquran.com

Menjadi orang tua yang taat kepada Allah SWT adalah salah satu upaya untuk mendidik anak. Jadi, semenjak dalam kandungan anak sudah dapat meniru bagaimana orang tuanya bertindak, oleh karena itulah ada istilah buah jatuh tak jauh dari pohonnya, dan bibit yang baik pun akan menghasilkan buah yang baik. Jadi perbanyaklah melakukan amalan shaleh saat hamil, karena ini akan berperan penting dalam proses pendidikan bayi sejak dalam kandungan. Perbanyak membaca doa, melantunkan ayat-ayat suci, dan beribadah wajib jangan pernah ditinggalkan.

2. Tuailah Do’a Dari Orang-Orang Saleh

minta-doakan-dari-orang-yang-shaleh
image. via amazzet.wordpress.com

Do’a adalah salah satu senjata orang mukmin, maka akan sangat bijak jika kita sebagai orang tua disaat hamil untuk tidak pernah lelah mendoakan anak yang ada dalam rahim kita agar kelak menjadi anak yang shaleh atau shaleha, anak yang menjadikan nabi Muhammad Rasulullah SAW sebagai teladannya, anak yang mencintai Al-quran, mudah dalam membacanya,  dan juga mudah menghafalnya serta mengamalkannya.

Selain itu ketika bertemu dengan orang-orang shaleh jangan lupa meminta do’a kepada mereka, karena kita sebagai manusia tidak akan pernah tau do’a dari lisan siapa yang akan Allah kabulkan.

3. Selalu Menjauhkan Diri Dari Kemusyrikan

mendekatkan-diri-kepada-Allah
image. via blog.katalog.or.id

Saat seorang wanita sedang hamil, tentu saja tak akan terlepas dari budaya dan juga adat yang mengandung kemusyrikan, bahkan tak jarang ini menjadi suatu kewajiban yang dilakukan turun temurun dari orang tua kita. Seperti misalnya mengikatkan ajimat ke pinggang, membawa-bawa gunting kemanapun ia pergi, memakai kalung khusus yang sudah dibacakan doa, dan juga adanya kebiasaan berdasarkan hitungan hari seperti 7 bulan dan sejenisnya. Sebaiknnya sebagai seorang muslim harus sudah melepaskan diri dari hal tersebut, dan jika ini sudah menjadi budaya dalam keluarga maka tak salahnya jika dibicarakan secara baik-baik kepada orang tua kita daripada kita terjerumus ke dalam kemusyrikan.

4. Memperdengarkan Lantunan Ayat Suci Al-quran Pada Janin 

lantunan-ayat-suci-Al-qur'an
image. via bacaan-muslimah.blogspot.co.id

Memperdengarkan ayat-ayat suci Al-quran kepada buah hati bisa dilakuakn semenjak ia masih dalam kandungan, karena ini adalah salah satu metode terbaik mendidik anak. Jika di barat sana para ibu yang hamil memperdengarkan musik mozart dan sejenisnya pada bayinya. Maka sebagai umat muslim kita sebaiknya memiliki bacaan terbaik yang banyak manfaat dan kebaikan jika memperdengarkan hal ini pada anak kita sejak dalam kandungan.

Karena anak adalah buah hati dan buah cinta dari orang tua, maka sudah seharusnya kita memberikan cinta terbaik pada anak kita dan juga sudah menjadi hak bagi si anak untuk menerima cinta terbaik dari orang tuanya semenjak ia dalam kandungan. Memberikan pendidikan terbaik kepada anak kita semenjak sedini mungkin ini akan berperan penting dalam melahirkan generasi-generasi yang shaleh, taat dan juga bertakwa.

Semoga bermanfaat…

Artikel Terkait