4 Penyebab Keguguran Berikut Ini Hanyalah Mitos Belaka

berat-badan

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan kamu mengalami keguguran. Namun, tidak semua yang kamu dengar benar adanya. Contohnya, 4 penyebab keguguran berikut ini yang ternyata cuma mitos saja.

Keguguran merupakan kematian janin dalam kandungan sebelum kehamilan berusia 20 minggu. Kebanyakan kasus ini terjadi karena janin tidak tumbuh dengan baik selama di dalam kandungan. Lalu, bisa juga disebabkan oleh masalah kesehatan yang dimiliki oleh Sang Ibu atau pola hidup yang tidak sehat.

Jika kamu tidak mengalami hal di atas, kamu tidak perlu takut berlebihan ketika mendengar penyebab keguguran di bawah ini yang ternyata hanya mitos! Berikut penjelasannya:

1. Mengonsumsi makanan pedas

makan-pedas
image. via tanyajawabbiarcepathamil.blogspot.com

Ada teori yang mengatakan bahwa makanan pedas bisa menyebabkan kontraksi. Namun, sejauh ini tidak ada bukti bahwa seorang wanita dapat mengalami keguguran akibat mengonsumsi makanan pedas.

Jadi bisa disimpulkan bahwa asupan ini aman, kok, kamu konsumsi selagi hamil. Efek yang mungkin timbul sama saja seperti hari-hari biasa, yakni mulas.

2. Berhubungan seksual

memendam-masalah
image. via bahasa.aquila-style.com

Tenang, proses penetrasi tidak akan membahayakan janin yang ada di dalam kandunganmu. Janinmu aman di dalam sana karena dia dilindungi oleh lendir tebal yang menutup leher rahim, kantung ketuban dan otot-otot rahim yang kuat. Yang akan terjadi mungkin janinmu akan bergerak-gerak setelah kamu mengalami orgasme. Namun, itu bukan sesuatu yang harus dikhawatirkan.

Meski begitu, kamu harus tetap hati-hati melakukannya. Kamu mungkin disarankan untuk  tidak berhubungan seks apabila kamu mengalami perdarahan parah, plasenta previa, serviks terbuka lebih awal, cairan ketuban bocor, hamil anak kembar, pernah mengalami keguguran, atau ada riwayat kelahiran prematur sebelumnya.

3. Olahraga

senam
image. via www.dream.co.id

Siapa bilang ibu hamil tidak boleh berolahraga? Justru kamu disarankan untuk tetap aktif menggerakkan tubuhmu selagi berbadan dua. Kebanyakan ahli berpendapat bahwa olahraga yang dilakukan saat hamil, khususnya jika mendapat lampu hijau dari dokter, bisa menurunkan risiko kamu mengalami keguguran serta membuat tubuhmu dan janin lebih sehat. Selain itu, olahraga juga bisa membantumu menjalani persalinan dengan lancar. Pilih olahraga seperti berjalan kaki, yoga, pilates, bersepeda statis atau senam hamil.

4. Mengangkat sesuatu yang berat

wanita-mengangkat-barang-berat
image. via www.dailymoslem.com

Asal dilakukan sesuai panduan, mengangkat barang yang berat tidak serta-merta membuatmu kehilangan janin dalam kandungan. Panduan mengangkat barang berat yang aman antara lain:

  • Beban tidak lebih dari 9 kilogram.
  • Posisi tubuh saat mengangkat barang berat harus benar, yakni menekuk lutut, bukan langsung membungkukkan pinggang. Pastikan punggungmu tetap lurus saat menekuk lutut. Gunakan kekuatan otot kaki, ketimbang otot punggung. Ingat, jangan mengangkat barang yang bisa membuatmu mengejan atau mengencangkan perut.

Jadi, tidak perlu lagi takut dan menghindari 4 hal di atas, apalagi jika memiliki kehamilan yang sehat. Apabila kamu merasa ada yang tidak normal terjadi pada tubuhmu setelah melakukannya, disarankan untuk tidak mengulanginya sampai mendapat persetujuan dari dokter kandunganmu.

Simak juga “Inilah Cara Nabi Muhammad SAW Mendidik Anak

Simak juga “6 Cara Mengembangkan EQ (Kecerdasan Emosi) Si Kecil

Semoga bermanfaat…

Artikel Terkait