5 Alasan, Kenapa Diam Itu Lebih Baik Saat Kamu Bertengkar dengan Pasangan

meredam-pertengkaran

Diam itu emas, diam itu bukan tanda kekalahan, diam itu mengalah, diam itu adalah meredam ego, dan diam itu bukan hal mudah yang bisa kita lakukan. Terlebih saat emosi dan kesal sedang memuncak, rasanya pasti kamu ingin berteriak dan memaki apa yang membuatmu kesal. Tapi, apakah hal itu akan benar-benar membuat semuanya mereda?

Tentu saja tidak. Karena sebuah pertengkaran hanya akan menghasilkan masalah baru, tanpa menyelesaikan masalah yang sedang dilewati. Terlebih jika pertengkaran itu terjadi antara kamu dan pasanganmu. Alangkah baiknya kamu memilih untuk diam. Ingatlah bahwa pertengkaran adalah hal yang melelahkan dan menguras energimu, bahkan mengganggu aktivitas harianmu menjadi tidak nyaman untuk dijalani. Meski tidak bisa dipungkiri bahwa tak ada rumah tangga yang terluput dari masalah yang mungkin berujung pada pertengkaran.

Ini adalah hal yang sangat wajar terjadi, tapi bagaimanakah sebaiknya sikap kita saat menghadapi sebuah pertengkaran dalam rumah tangga?

Kembali lagi, diam. Karena diam adalah salah satu hal bijak yang bisa kita lakukan untuk meredam pertengkaran. Berikut alasannya:

1. Beri Waktu Untuk Mengatur Emosi Diri

memberikan-waktu
image. via www.potreto.net

Saat kita memilih untuk diam, kita akan memberikan waktu pada logika untuk berpikir, mengatur dan mengendalikan emosi yang sedang meledak-ledak. Diam dapat membantu kita mengendalikan mulut yang ingin memaki, menahan tangan yang ingin membanting segala benda yang terlihat, dan dengan diam kita juga akan menghindari hal-hal yang merugikan kita dan orang lain.

2. Evaluasi Diri

evaluasi-diri
image. via www.ummi-online.com

Saat kita diam, pikiran kita terus berjalan, namun kita bisa berkomunikasi dengan diri kita sendiri dan melakukan evaluasi diri. Karena tugas kita pada saat bertengkar bukanlah mengevaluasi pasangan kita, melainkan mengevaluasi diri kita sendiri dan dengan rendah hati dapat menyadari apa yang sebenarnya terjadi.

3. Saatnya Berdoa dan Memohon Petunjuk-Nya

berdoa
image. via pluspedia.blogspot.com

Diam adalah waktu untuk kita berdoa. Jadi komunikasikanlah segala kepenatanmu pada Sang Pencipta yang Maha Tahu dan Maha Pemberi Ampunan. Karena Dial ah satu-satunya yang akan menuntun kita menemukan jalan keluar dalam setiap permasalah kita.

4. Diam Dan Tak Perlu Mengumbar Masalah Pada Orang Lain

menjaga-aib
image. via www.froyoplus.com

Banyak orang yang memiliki masalah dan menceritakannya pada orang lain, keluarga, teman, atau mungkin tetangga. Sebaiknya ini tidak terjadi, karena aib pasangan adalah aib kita juga, jadi jangan pernah mengumbar masalah yang sedang kamu alami dengan pasanganmu pada orang lain. Maka diamlah, dan tak perlu tergoda untuk bercerita juga, karena sebagian orang memang prihatin dengan keadaanmu, tapi tak sedikit dari mereka yang hanya penasaran saja.

5. Diam dan Saatnya Untuk Mendengarkan

diam-untuk-mendengarkan
image. via www.potreto.net

Memilih untuk diam adalah salah satu alternative baik yang bisa kita lakukan. Karena api tak akan padam jika dilawan dengan api. Bahkan saat pasanganmu marah besar, alangkah baiknya kamu diam saja, cukup dengarkan apa yang diluapkannya, karena pada dasarnya mungkin ia hanya sedang ingin didengar saja.

Diam adalah salah satu sikap yang lebih aman dan bijak dalam menghadapi pertengkaran, terlebih jika kamu dan pasangan sudah memiliki anak, tentunya sangat tidak baik bertengkar di depan anak-anak. Namun diam disini bukan artinya diam tanpa solusi ya, karena dalam diam kita juga harus tetap berpikir mengenai solusi terbaik yang bisa kita ambil untuk membuat masalah menjadi selesai tanpa ada yang tersakiti dan dirugikan.

Semoga bermanfaat…

Artikel Terkait