5 Cara Anak Mengungkapkan Cinta Untuk Orangtua

anak-sayang-pada-orangtua

Bagi pasangan yang sudah menikah, memiliki buah hati merupakan anugerah terindah dalam kehidupan rumah tangga. Terlebih jika kehadiran buah hati tersebut telah melalui penantian yang cukup lama dan memakan waktu bertahun-tahun. Tentu saja ini akan membuat ungkapan kasih sayang orang tua untuk anak sangat melimpah. Jadi, tidak mengherankan jika kita akan begitu menyayangi dan memperhatikan dengan cermat tumbuh kembang si buah hati dengan ssangat teliti.

Nah, kasih sayang dan cinta yang sangat besar terhadap anak akan membuat kita merasa sangat khawatir jika terjadi hal-hal yang mungkin membahayakan kesehatan dan keselamatan buah hati kita. Jadi, tak mengherankan jika kita mencurahkan hampir seluruh perhatian dan cinta kasih dalam membesarkan buah hati yang sangat berarti bagi hidup kita. Dan, mungkin kita pernah berpikir, apakah si kecil juga mencintai kita?

Penasaran dengan jawabannya? Berikut beberapa hal yang harus orang tua ketahui tentang cara anak mengungkapkan cintanya pada orang tua mereka.

1. Saat Bayi Baru Lahir

bayi-baru-lahir
image. via ibuhamilku.blogspot.com

Jika boleh jujur, mungkin tidak sedikit orangtua yang berpikir dan bertanya-tanya apakah cinta kasih yang diberikan untuk anak mereka sama besar dengan perasaan anak terhadap orangtuanya? Pemikiran seperti ini mungkin terbilang cukup egois, apalagi jika ditujukan pada bayi. Karena bayi yang baru lahir belum dibekali dengan kemampuan untuk berkomunikasi atau menyampaikan perasaannya dengan jelas.

Tapi bayi yang baru lahir dapat mengungkapkan perasaan cinta kasih melalui tatapan matanya. Dan untuk melakukan hal ini bayi membutuhkan usaha yang keras sebab belum sepenuhnya mengenali wajah kita sebagai orangtuanya.

2. Usia 8 sampai 12 Bulan

bersama-orangtua
image. via abiummi.com

Memasuki usia 8 sampai 12 bulan, bayi sudah lebih aktif dan ia akan memberikan respon ketika kita jauh darinya. Bahkan ketika kita tidak berada disampingnya maka si bayi akan lebih rewel dan gelisah. Nah, kondisi yang seperti ini menunjukan bahwa si buah hati merasa lebih aman dan nyaman ketika berada di dekat kita dan hal ini juga menunjukan bahwa kasih sayangnya hanya untuk kita.

3. Memasuki Usia Balita

Usia-balita
image. via rhardhani.wordpress.com

Saat bayi masuk usia balita atau anak-anak, maka ia sudah mulai bisa berpikir. Pada usia ini perkembangan emosionalnya cukup labil sehingga kadang mudah marah atau rewel. Bahkan ketika ada hal yang tidak disukainya langsung merespon dan marah. Namun ingat, kita tak perlu khawatir meskipun demikian, karena si kecil sangat mencintai kita sebagai orang yang paling berharga dalam hidupnya.

4. Saat Usia Sekolah dan Prasekolah

anak-sekolah
image. via keluargacinta.com

Di usia sekolah, anak-anak biasanya sudah dengan terang-terangan bisa mengungkapkan sayang pada kita. Bahkan pada beberapa kasus ditemukan anak usia ini bisa menunjukan kasih sayang untuk orangtuanya dengan memberikan kartu ucapan dan bunga. Sedangkan anak usia prasekolah biasanya menunjukan kasih dan cintanya terhadap kita dengan kemampuan dan prestasi. Dengan tujuan ingin membuat kita sebagai orangtuanya merasa bangga pada mereka.

5. Remaja dan Seterusnya

berbakti-pada-orangtua
image. via www.gbi-bethel.org

Nah, kalau usia ini sudah sangat jelas ya, meski usia remaja dan beranjak dewasa biasanya kebanyakan merasa malu untuk menunjukan kasih sayangnya terhadap orang tua. Biasanya anak usia ini menunjukannya lewat prestasi yang bertujuan supaya kita merasa bangga. Bahkan mereka akan merahasiakan setiap kegagalan dengan tujuan supaya orang tua tidak khawatir dan sedih. Nah, inilah bukti cinta kasih yang sangat besar anak pada usia remaja sehingga tidak mau membuat orang tua merasa kecewa.

Simak juga

Lakukan 5 tips ini agar si kakak lebih menyayangi adiknya

5 Cara Membangun Perilaku Positif Pada Anak Sejak Dini

6 Nasihat Bijaksana Luqman Al-Hakim untuk Anaknya

Semoga bermanfaat…

Artikel Terkait