5 Kesalahan Orang Tua Saat Mengajarkan Disiplin Si Kecil

menghukum-anak

Kita mungkin pernah berpikir bahwa mengajarkan disiplin pada anak-anak adalah hal yang mudah, namun nyatanya kemudahan ini tidak dirasakan oleh semua orang tua. Karena karakter setiap anak dan orang tua di dunia ini sangat beraneka ragam dan kadang kala orang tua tanpa sadar pun membuat anak terjerumus pada hal negative.

1. Memilih Diam dan Mengalah Pada Anak

mengajarkan-apa-itu-gajet
imgae. via www.ppgsidoarjo.org

Memang beradu argumen dengan anak yang kita sayangi memang suatu hal yang sangat tidak mudah untuk kita lakukan. Terlebih saat kita sedang merasa lelah dan si kecil merengek meminta sesuatu yang tak ingin kita turuti. Adakalanya kita memilih diam dan membiarkan si kecil menggerutu, merengek, hingga akhirnya berhenti sendiri.

Tapi, tahukah bahwa diam atau mengalah dan mendengarkan apa yang ada diungkapkan si kecil itu tidak akan membuatnya menjadi sosok yang disiplin. Bahkan ia akan cenderung menajdi sosok yang berani melawan orang tuanya kelak, karena si kecil berpikir bahwa apa yang diungkapkannya adalah benar, mengingat tidak ada perlawanan dari orang tua untuk membantahnya. Jadi, alangkah baiknya saat kita menemukan waktu yang tepat, si kecil kehabisan kata-kata, kita bisa berkata denagn tegas bahwa tidak semua hal yang diinginkan di dunia ini bisa selalu dia dapatkan. Hal ini akan membantu si kecil lebih menghargai kita sebagi orang tua sekaligus menghargai apa yang dimilikinya saat ini.

2. Menyuap Anak

alasan-anak-tidak-mau-makan
image. via daihatsu.co.id

Dalam kehidupan bermasyarakat suap menyuap adalah satu hal yang sangat berbahaya dan bisa merusak. Jadi, sebagai orang tua kita harus menjauhi perilaku ini, bahkan pada anak kita sendiri. Misalnya saja kita kadang janji akan memberikan sesuatu pada si kecil atas perilakunya yang baik ketika ada tamu penting datang ke rumah.

Untuk sesaat mungkin sogokan kita itu mungkin akan berhasil. Naun sayangnya, hal ini akan menimbulkan dampak negative. Dalam jangka panjang si kecil akan berpikir bahwa tingkah laku baik perlu ditunjukkan untuk mendapatkan suatu imbalan. Bayangkan jika perilaku ini tertanam padanya hingga dewasa, tentu anak kita akan menjadi seorang pencari muka yang unggul.

3. Berbohong Pada Si Kecil

menghargai-anak
image. via www.klikdokter.com

Sebuah kebohongan adalah hal yang buruk, sebaik apapun tujuannya, berbohong tetaplah berbohong. Jadi sebisa mungkin kita tidak pernah berbohong pada si ecil dalam bentuk apapun. Semisalnya saja banyak orang tua yang suka menakut-nakuti anak kecilnya dengan cerita horror agar si kecil cepat tidur atau tidak main di luar saat gelap menjelang. Tujuannya mungkin baik untuk mengajarkan si kecil patuh dan disiplin, tetapi kebohongan semacam ini hanya akan membuat si kecil belajar mengenai ketakutan saja. Dan bahkan dia akan berpikir untuk membohongi anak-anak mereka kelak.

4. Orang Tua Melanggar Aturan Sendiri

perilaku-positif
image. via www.menshealth.co.id

Saat ini masalah yang dihadapi para orang tua yang menerapkan terlalu banyak aturan adalah, mereka harus menjaga diri untuk tidak melanggar disiplin yang telah diterapkan oleh mereka sendiri. Jadi, orang tua juga harus menahan diri untuk tidak melanggar peraturan mereka sendiri. Karena jika kita sebagai orang tua melanggar peraturan yang telah ditetapkan, maka kita akan kehilangan kepercayaan dari anak kita. Mereka hanya akan berpikir, untuk apa mematuhi peraturan karena ayah dan ibu juga melanggarnya.

5. Kehilangan Kesabaran

menghukum-anak
image. via www.muslimahzone.com

Sebagai orang tua bijak, kita kadang berpikir bahwa anak-anak adalah ladang ibadah, ladang amal, maka tak jarang mereka juga sarana ujian bagi kita terlebih saat si kecil membuat amarah kita memuncak.

Nah, inilah yang harus bisa kita jaga, kesabaran. Karen ajika kita seringkali kehilangan kesabaran dan marah pada anak-anak kita, maka tak menutup kemungkinan bahwa mereka juga akan meniru perilaku kita.

Simak juga “4 Alasan Ini Bahwa Anak Itu Bukan Sebagai Sarana Investasi

Simak juga “5 Ungkapan Cinta Inilah yang Harus Kamu Katakan Pada Anak-anakmu Setiap Hari

Semoga bermanfaat…

Artikel Terkait