5 Peran Ayah Asi Dalam Memperlancar Proses Menyusui

peran-ayah-asi

Saat ini kesadaran untuk memberikan air susu ibu kepada bayi semakin meningkat. Tapi, kita perlu tahu bahwa kesuksesan sebuah proses menyusui tak hanya tergantung pada seorang ibu saja loh, tetapi juga ada pengaruh besar para ayah ASI. Jadi, ketahuilah langkah-langkah praktis yang sebaiknya dilakukan ayah ASI untuk bisa ikut serta dalam proses ibu menyusui.

Pertama-tama, kita harus mengetahui bahwa ASI mengandung nutrisi terbaik yang bermanfaat untuk bayi, seperti mengurangi risiko alergi dan obesitas, serta meningkatkan kecerdasan pada bayi. Selain itu ASI juga bebas biaya, tidak memerlukan persiapan khusus, dan mampu memperkuat ikatan antara ibu dan bayi. Bahkan kedekatan tersebut yang terkadang membuat para ayah merasa tersingkirkan, padahal justru harus merasakan yang sebaliknya.

Proses menyusui yang sukses haruslah didukung oleh pasangan ibu dan ayah secara bersama-sama sebagai satu kesatuan. Berikut ini adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk memperlancar proses menyusui:

1. Selalu Memberikan Dukungan

menceritakan-suami
image. via siteinformasi.blogspot.com

Seorang ayah harus selalu memberikan dukungan kepada sang istri saat ia sedang menyusui buah hatinya. Karena proses menyusui bukanlah pekerjaan yang ringan. Cobalah lakukan perhatian mulai dari hal yang kecil, misalnya saja dengan membawakan segelas air atau mungkin bantal ekstra yang bisa menjadi dukungan yang diperlukan. Ayah ASI juga dapat membantu menggendong bayi yang hendak menyusu, kemudian membantu membuat bayi bersendawa setelahnya. Karena factor psikologis ini akan membuat ibu menyusui yang didukung cenderung menyusui lebih lama dibandingkan yang kurang mendapat dukungan dari sang ayah.

2. Lakukan Kontak Maksimal Dengan Bayi

yang-dilakukan-ayah-saat-IMD
image. via www.merdeka.com

Seorang ayah harus bisa memaksimalkan kontak dengan sang bayi. Cobalah untuk membangun ikatan ayah dan bayi dengan memeluk, membawa berjalan-jalan atau pun memandikan bayi. sManfaatkan tangan ayah ASI yang lebih kuat dan kokoh untuk menenangkan sedang bayi yang menangis. Cobalah untuk mengayun perlahan, namun jangan sampai diguncang agar bayi tidak pusing dan mual. Bayi juga dapat ditenangkan dengan suara berat yang dimiliki para ayah, bisa dengan kata-kata lembut atau nyanyian yang merdu.

3. Bantulah Ibu Memberikan ASI Perah

memberikan-susu-perah
image. via gizitinggi.org

Tak ada salahnya ayah membantu memberi ASI perah. Ayah ASI dapat membantu ibu memberikan ASI yang sudah diperah oleh ibu. Jika ASI perah diberikan melalui botol, sebaiknya tunggu hingga usia bayi 3 sampai 4 minggu. Karena hal ini perlu dilakukan agar bayi sudah mampu menguasai cara menyusui pada ibu dengan benar saat bayi berusia 6 bulan, ayah dapat membantu memberi makanan pendamping ASI.

4. Temani Ibu Mencari Informasi Seputar Menyusui

memberi-asi
image. via tipsmemperlancarasi.blogspot.com

Aakan sangat menyenangkan jika ayah dapat menemani ibu memperoleh informasi menyusui. Jadi jangan menganggap informasi menyusui hanya patut diketahui oleh ibu. Terutama pada awal-awal masa menyusui, peran ayah ASI sangat penting. Jika perlu, ayah bisa menanyakan kemungkinan sesi khusus yang diperuntukan bagi para ayah ASI pada rumah sakit atau layanan kebidanan setempat.

5. Pahami Gairah Seksual Menurun Pada Ibu Menyusui

ketika-kepercayaan-mulai-pu
image. via pusatmuslimah.com

Sebagai seorang ayah sekaligus suami, seorang pria harus bisa memahami penurunan gairah seksual istrinya saat memasuki masa menyusui. Jangan menganggap pasangan tidak lagi tertarik untuk berhubungan intim dengan suami. Karena saat menyusui, ibu mengalami penurunan hormon estrogen yang membuat vagina lebih kering. Hal ini juga dapat memicu nyeri yang tidak nyaman saat berhubungan intim. Bahkan jika perlu, bisa menggunakan pelumas vagina yang dapat memperlancar hubungan tersebut.

Menyusui memang tugas seorang ibu, namun dukungan seorang ayah akan sangat membantu kelancaran proses pemberian ASI, jadi cobalah untuk turut berperan agar ayah juga dapat merasakan apa yang ibu rasakan.

Simak juga “Takaran Pemberian ASI Untuk Bayi Dari Waktu Ke Waktu

Simak juga “3 Hal Yang Perlu Dilakukan Pasca Melahirkan Agar Kembali Langsing

Semoga bermanfaat…

Artikel Terkait