5 Solusi Agar Anak Tidak Suka Bohong

berbakti-pada-orangtua

Berbohong adalah salah satu fase tertinggi dari semua bentuk kejahatan yang ada di dunia ini. Karena kebohongan adalah awal dari segalanya. Lihat bagaimana di negara ini koruptor merajalela, ada hampir di semua segi kehidupan, dan semua itu berawal dari kebohongan. Nah, kebohongan ini bisa tumbuh dalam diri manusia mulai dari dia kecil dan berkembang hingga dewasa. Jadi, sebelum berkembang hingga dewasa, sebagai orang tua yang bijaksana kita harus menghentikannya selagi kecil.

Mom, apa sih yang harus kita lakukan saat menghadapi si kecil yang suka berbohong? Apakah kita harus langsung mengoreksi perilakunya agar tidak menjadi suatu kebiasaan atau membiarkannya dulu? Nah, berikut ada beberapa solusi agar anak tidak suka bohong.

1. Cari Tahu Penyebab Anak Berbohong

ayah-teladan
image. via www.pesona.co.id

Sebagai orang tua yang bijak, maka hal yang harus kita lakukan pertama kali saat menyadari dan mengetahui bahwa anak kita sedang berbohong. Maka cobalah untuk mencari tahu alasan kenapa ia berbohong. Karena dengan mengetahui alasan kenapa anak berbohong, maka kita akan tahu masalah apa yang dihadapi si anak dan kita juga bisa menentukan konsekuensi apa yang harus diterima si anak. Karena tak jarang anak-anak juga tidak tahu seberapa fatal efek kebohongan yang ia lakukan.

2. Tekankan Pada Anak Bahwa Berbohong Adalah Kebiasaan Buruk

mengajari-anak-berhitung
image. via tribratanewskendal.com

Jika sudah mengetahui alasan yang membuat anak kita berbohong, maka beritahulah dia bahwa berbohong bagaimanapun bentuknya adalah suatu hal yang tidak baik. Ajarkan padanya mengenai kejujuran, dan pentingnya melakukan suatu hal sesuai dengan kenyataannya. Karen ajika tidak diberi pengertian dan langsung diberi hukuman, sia anak juga tidak akan paham dengan kesalahannya.

3. Berikan Contoh Baik Pada Anak

ayah-shalat-bersama-anak
image. via www.lelakisihat.com

Anak adalah salah satu peniru ulung, cara belajar anak-anak adalah dengan meniru. Maka berikanlah contoh yang baik pada si kecil, jangan melakukan kebohongan jika mom tidak ingin si kecil berbohong. Semisalnya saja saat di rumah dan ada pengemis, lalu mom menyuruh si kecil bilang bahwa di rumah tidak ada orang, padahal jelas-jelas mom ada di rumah. Hal ini mungkin sepele, tetapi kebohongan kecil ini kemudian akan ditiru oleh anak. Jadi ciptakanlah lingkungan yang jujur, agar anak juga dapat meniru kejujuran orang tuanya.

4. Orang Tua Harus Sadar Bahwa Anaknya Tidak Sempurna

berkomunikasi-dengan-baik-pada-anak
image. via www.kapanlagi.com

Banyak anak berbohong hanya karena takut dimarahi oleh orang tuanya saat berkata jujur. Ingat mom, anak kita bukanlah makhluk sempurna yang akan selalu menjadi juara kelas atau mendapatkan nilai sempurna terus-menerus. Jadi, jangan pernah marah jika anak mendapatkan nilai buruk. Karena kemarahan orang tua ini hanya akan membuat anak berbohong agar ia bisa selamat dari amarah orang tua yang mengetahui bahwa anaknya menghasilkan hal yang tidak sesuai dengan harapan orang tua. Cobalah untuk menghargai setiap apapun yang dihasilkan anak, jadi meskipun dia mendapatkan nilai jelek, maka orang tua sebaiknya memberikan semangat padanya, agar lain kali ia dapat meningkatkan prestasinya.

5. Ciptakan Rasa Aman Pada Anak

image. via ibu-zahraa.blogspot.co.id
image. via ibu-zahraa.blogspot.co.id

Menciptakan rasa aman adalah salah satu hal yang harus dilakukan orang tua untuk anaknya. Sebenarnya saat anak berbohong, dia tidak memiliki niat yang jahat loh, karena dia hanya ingin dirinya aman. Karena saat anak berbohong, biasanya dia sedang merasa terancam atau tidak aman. Semisalnya saat anak membolos sekolah atau les, ada kemungkinan ada hal yang tidak aman yang ia rasakan di sekolah atau di tempat lesnya. Jadi, solusinya adalah kita sebagai orang tua harus memastikan apa alasan dia membolos, dan jika alasan sudah di dapat, maka kita bisa langsung menanyakan pada pihak sekolah atau mengawasinya langsung.

Simak juga “Mom, Perhatikan 5 Hal Ini Saat Memberikan Stimulus Untuk Si Kecil

Simak juga “5 Cara Anak Mengungkapkan Cinta Untuk Orangtua

Semoga bermanfaat…

Artikel Terkait