7 Alasan Anak-anak Dilarang Main Smartphone

mengajarkan-apa-itu-gajet

Saat ini kita banyak melihat anak-anak menghabiskan sebagian besar waktunya dengan bermain ponsel pintar alias smartphone, bahkan banyak diantara anak-anak yang sudah sampai “kecanduan” smartphone. Padahal bagi anak-anak smartphone bukanlah sebuah kebutuhan, dan sangat berdampak negative jika di usia dini mereka sudah “kecanduan” smartphone. Jadi, sebelum terlambat, ada baiknya sebagai orang tua kita harus menjauhkan smartphone dari jangkauan anak-anak.

Nah, berikut ini adalah alasan kenapa sih sebaiknya anak-anak dilarang main smarphone, terutama untuk anak di bawah usa 12 tahun.

1. Anak akan mengalami pertumbuhan otak yang terlalu cepat

dilarang-menggunakan-gajet
image. via www.wajibbaca.com

Tahukah bahwa diantara usia 0 dampai 2 tahun, pertumbuhan otak anak-anak berkembang sangat cepat, dan hal itu berlanjut hingga umur 21 tahun. Bahkan beberapa penelitian menunjukkan bahwa perkembangan otak yang terlalu banyak terpapar gadget bisa menyebabkan anak-anak menjadi kurang konsentrasi, mengalami gangguan kognitif dan proses belajar, tempramental serta kurang bisa mengendalikan diri mereka dan akhirnya pertumbuhan orak mereka berjalan terlalu cepat.

2. Terhambatnya Perkembangan Fisik Anak

anak-main-gajet
image. via www.solusisehatku.com

Saat seorang anak bermain gadget, mereka lebih cenderung tidak banyak bergerak atau pasif. Karena kita tahu bahwa penggunaan teknologi membatasi gerak fisik seseorang, sehingga hal itu akan menghambat pertumbuhan. Sebuah penelitian di Amerika Serikat bahkan menunjukkan sepertiga jumlah anak-anak yang mulai bersekolah mengalami hambatan perkembangan fisik, dan rendahnya kemampuan membaca serta pencapaian prestasi di sekolah mereka, karena yang ada di otak mereka hanyalah bermain gadget.

3. Resiko Obesitas Meningkat

memberikan-contoh-yang-baik
image. via http://www.arrahman.id/lakukan-5-tips-ini-agar-si-kakak-lebih-menyayangi-adiknya/

Tak heran jika olahraga yang menuntut aktivitas fisik sangat bermanfaat untuk menurunkan berat badan, karena beberapa peneliti menunjukkan hubungan antara gadget dengan obesitas yang sangat erat. Anak-anak yang diperbolehkan bermain gadget di kamar akan cenderung lebih mudah terkena risiko kegemukan. Dan fakta mengerikannya adalah sekitar 30% anak-anak yang mengalami obesitas akan lebih mudah berpotensi terkena diabetes, serangan jantung, dan stroke.

4. Ancaman Gangguan Mental

tetap-bersama
image. via pixabay.com

Mungkin kita berpikir bahwa sepertinya tidak mungkin anak-anak yang masih kecil bisa mengalami gangguan kejiwaan dan stress. Namun, sejumlah studi menyimpulkan bahwa penggunaan teknologi yang berlebihan bisa berpotensi menjadi penyebab tingkat depresi pada anak, kecemasan, serta kurang konsentrasi, autisme, bipolar, dan perilaku bermasalah lainnya yang sangat merugikan si anak dan orang tuanya.

5. Memicu Perilaku Agresif Yang Mengerikan

kebersamaan
image. via www.mirifica.net

Media social sebagai salah satu media komunikasi kini banyak juga menyuguhkan aksi kekerasan yang dapat menyebabkan anak menjadi lebih agresif. Apalagi kini banyak media atau video game yang menampilkan perilaku kekerasan fisik dan bahkan seksual, dan semua itu sangat mudah untuk diakses. Amerika Serikat bahkan memasukkan bentuk kekerasan dalam media sebagai risiko kesehatan masyarakat, karena pengaruh negatifnya terhadap anak-anak yang sangat berbahaya. Lihat saja, bagaimana seorang anak SD yang bisa membunuh teman sekolahnya, tentu hal ini sangat tidak diinginkan bukan.

6. Jadi Pikun Di Usia Muda

bayi-berjalan
image. via www.katalogibu.com

Berbagai macam bentuk teknologi media kini mampu memproses informasi dengan cepat. Namun, jika anak terlalu cepat memproses informasi, maka mereka justru cenderung kurang bisa berkonsentrasi dan daya ingatnya akan menurun. Jika anak-anak tidak bisa berkonsentrasi, maka efek sampingnya mereka akan alami kesulitan belajar dan pelupa, lalu pikun di usia muda.

7. Kena radiasi

radiasi-hp
image. via indonesiaindonesia.com

Semua gadget dan berbagai teknologi nirkabel mampu mengeluarkan radiasi yang berbahaya bagi kesehatan tubuh anak-anak, bahkan hingga orang dewasa. Jadi, anak-anak yang sering bermain gadget akan berisiko tinggi sering terpapar radiasi tersebut. Padahal, sistem kekebalan dan otak mereka sedang dalam masa pertumbuhan.

Anak-anak adalah masa depan kita, namun tidak ada masa depan bagi anak-anak yang terlalu banyak menggunakan teknologi canggih, demikian diungkapkan peneliti Cris Rowan. Menurutnya, edukasi yang berasal dari gadget tidak akan lama bertahan dalam ingatan anak-anak. Dengan demikian, pendekatan pendidikan melalui gadget tidak akan berkelanjutan bagi mereka, sehingga perlu dibatasi. Jadi jangan berpikir untuk bangga jika kita memiliki anak kecil yang pandai mengoperasikan smartphone, justru bahaya sedang mengancamnya, maka sebaiknya anak-anak yang tidak membutuhkan smartphone ya jangan buat mereka membutuhkannya.

Simak juga “6 Hal Ini Yang Harus Dimiliki Orangtua Agar Berhasil Mendidik Anak

Simak juga “4 Cara Jitu Hindari Moms War

Semoga bermanfaat…

Artikel Terkait