7 Pantangan Mengasuh Bayi Baru Lahir Buat Orangtua

wanita-ceria

Menjadi orang tua baru bukanlah hal mudah, kesalahan bisa saja terjadi. Yang terpenting adalah mau belajar untuk merawat dan mendidik anak dengan lebih baik agar dia tumbuh sehat secara fisik dan psikis. Dengan mengetahui pantangan dalam membesarkan si Kecil, kita bisa menghindari salah asuh.

Tentu saja kemahiran menjadi orang tua tidak begitu saja timbul secara alami. Setahap demi setahap, orang tua akan mempelajari hal-hal baru dan belajar dari kesalahan.

Ayah dan Bunda, coba simak cara-cara mengoptimalkan kesehatan dan kesejahteraan bayi untuk jangka panjang dengan memahami 7 pantangan berikut ini.

1. Pantang Lupa Cuci Tangan Sebelum Memegang Bayi!

mencuci-tangan
image. via www.obi.or.id

Bayi yang baru lahir tidak memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat sehingga mereka rentan terhadap infeksi. Oleh sebab itu sebagai orangtua ketika mengasuh bayi pastikan  tiap orang yang memegang bayi sudah mencuci tangan hingga bersih. Sehingga kesehatan bayi selalu terjaga.

2. Pantang Membiarkan Bayi Menangis Terus!

bayi-nangis
image. via nyolong-news.blogspot.com

Ingatlah, Ayah dan Bunda, bahwa 75 persen perkembangan otak anak terjadi pada tahun-tahun pertama mereka. Kesedihan yang dirasakan bayi pada jangka panjang dapat membunuh sinapsis otak, yaitu jaringan otak yang seharusnya berkembang pada masa tersebut.

Pastikan untuk segera menenangkan bayi ketika dia menangis, periksa apa yang dia butuhkan. Apakah dia haus, baru saja buang air, atau sebagainya. Lebih baik lagi, cegah jangan sampai dia menangis dengan memperhatikan gestur tubuhnya, misalnya tiba-tiba dia terlihat gelisah, memukul-mukul lengan, cemberut, atau meringis. Selain itu, susui bayi sesering mungkin. Bila dia sudah kenyang, tenangkan dia dengan menggendongnya, mengayunkan, atau menepuk tubuhnya dengan lembut. Bayi mengharapkan kehadiran perasaan Ayah dan Bunda dengan kontak kulit, mendengar orang tua menyanyi atau bicara padanya.

3. Pantang Mengabaikan Bayi!

yang-dilakukan-ayah-saat-IMD
image. via www.merdeka.com

Hal ini harus segera dimulai dan dibiasakan. Melalui pelukan, dia akan menangkap kesan pertama yang kuat tentang Bunda dan dunia. Bila tidak sering dipeluk dengan kasih sayang, dia akan sulit tenang. Di samping itu, bila bayi terpisah dari Bunda atau tidak di dalam pelukannya, otak bayi akan mengaktifkan respons menyerupai rasa tidak nyaman.

4. Pantang Menganggap Remeh Suhu Hangat pada Tubuh Bayi!

peran-ayah-asi
image. via ibudanmama.com

Sebagian orang tua mungkin hanya menganggap suhu tubuh bayi yang hangat sebagai hal yang wajar dan langsung memberikan obat penurun panas. Di sinilah letak kesalahan orang tua. Bayi yang berusia di bawah tiga bulan bisa berada dalam bahaya serius bila mengalami demam lebih dari 38°C, kecuali terjadi dalam 24 jam setelah diberikan imunisasi. Secara alami, tubuh bayi baru lahir belum bisa mengatasi infeksi. Oleh karena itu, bila tubuh bayi Bunda terasa hangat, segera ukur dengan termometer. Bila suhunya di atas 38°C, disarankan untuk segera memeriksakannya ke dokter.

5. Pantang Mengguncang Tubuh Bayi!

Usia-balita
image. via rhardhani.wordpress.com

Mengguncang tubuh bayi dengan kuat dapat menyebabkan perdarahan di otak bahkan kematian. Bila Ayah atau Bunda perlu membangunkan bayi, cukup dengan menggelitik kakinya atau tiup lembut pipinya, tidak perlu menguncang-guncangkan tubuhnya. Jangan sampai memperlakukan bayi dengan kasar, seperti digoyang-goyang di atas lutut orang dewasa atau dilempar ke udara.

6. Pantang Membiarkan Bayi Sendirian!

bayi-baru-lahir
image. via ibuhamilku.blogspot.com

Bayi diciptakan dengan perasaan terkoneksi dengan orang-orang yang mengasuhnya, maka dari itu jangan tinggalkan bayi sendirian. Bila Bunda berniat ke toilet atau hal lainnya, mintalah pertolongan Ayah atau kerabat agar menemani bayi untuk sementara. Bayi tidak paham mengapa mereka sendirian. Selain itu, mengurung bayi sendirian akan menjadi keputusan terburuk yang orangtua lakukan karena dapat memicu psikologis pada bayi. Selanjutnya firasat bayi akan meyakini bahwa ada yang salah dan akhirnya akan teringat secara terus-menerus.

7. Pantang Menghukum Bayi!

bersama-orangtua
image. via abiummi.com

Sebagian orang tua memukul atau menampar bayi mereka karena kesal atau lainnya. Efek negatif dari hukuman pada anak akan bertahan dalam jangka panjang.

Ingatlah bahwa bayi belajar hidup dari cara mereka diperlakukan dan apa yang dibiarkan untuk mereka lakukan. Orang tua yang responsif dan hangat terhadap anak merupakan salah satu prediktor terbaik bahwa anak dapat menjadi pribadi yang positif, seperti dapat bergaul dengan orang lain dan berprestasi di sekolah.

Simak juga “4 Hal Ini Bisa Kamu Lakukan Bila Orang Lain Punya Pendapat Negatif Tentang Anda

Simak juga “Cara Cerdas Menghukum Anak

Semoga bermanfaat…

Artikel Terkait