8 Manfaat Olahraga Dalam Membentuk Mental Anak

manfaat-olah-raga-untuk-mental-anak

Banyak penelitian telah membuktikan bahwa olahraga memiliki banyak manfaat bagi pertumbuhan anak. Pastinya kesehatan ini akan berpengaruh pada mental anak. Tentu mental anak yang baik akan mempermudahnya dalam masa pertumbuhan dalam kematangan sikap dan prilaku. Untuk itu, di bawah ini ada beberapa ulasan tentang manfaat olahraga bagi mentalitas anak.

1. Sebagai wadah menambah kawan

anak-bermain
image. via oktieseven.wordpress.com

Dalam mengikuti olahraga dalam tim, akan membuat anak menjadi lebih mudah bekerja sama dan mempunyai rasa kebersamaan sehingga akan mempermudah anak dalam berteman. Dengan begitu, olahraga akan menjadi wadah anak dalam mendidik mental anak.

“Sebuah penelitian di University of Alberta, Canada, menunjukkan bahwa saat mengikuti kegiatan olahraga, anak memiliki lebih banyak kesempatan untuk berteman dan memiliki teman, terutama teman akrab akan membuat anak merasa percaya diri dan diterima oleh lingkungannya.”

2. Mendidik anak agar tetap tenang dalam menerima kekalahan

bersabar
image. via www.youtube.com

Sportif adalah sikap yang harus ada pada anak sejak dini dalam menerima sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginkan. Adapun dalam menjalani hidup kadang-kala kita akan menghadapi kegagalan, begitu juga seorang anak haruslah kita tanamkan ketegaran pada dirinya agar tetap tenang dalam menghadapi kegagalan dan bangkit kembali untuk meraih kesuksesan. Oleh karena itulah, olahraga yang diberikan orangtua kepada anak sangat berpengaruh terhadap mental anak dalam menghadapi kegagalan atau kekalahan.

3. Membentuk anak dalam menghormati aturan

patuh-aturan
image. via beta.yoanfoundation.org

Baik di lingkungan manapun pasti mempunyai aturan, demikian juga dengan olahraga. Dalam mengikuti olahraga, seorang anak akan diajarkan sebuah aturan dalam menerima arahan, hukuman, dan menghormati orang lain sesuai aturan yang telah disepakati bersama. Dengan begitu, saat anak sudah terbiasa dengan menerima arahan, maka anak akan senantiasa menghormati aturan yang ada. Baik itu di sekolah mapun di rumah.

4. Melatih menguasai emosi

kebersamaan
image. via www.mirifica.net

Kecerdasan emosional salah satu kemampuan yang menentukan kesuksesan seseorang. Dalam dunia olahraga, seseorang juga diajarkan untuk membentuk emosi yang positif.

Laporan dari World Health Organization menyebutkan bahwa saat ini 1 dari 8 orang di dunia menderita gangguan kesehatan mental yang membuat mereka sulit mengendalikan emosi.”

 Untuk itu orangtua sangat berperan dalam menyeimbangkan emosi anak, dan olahraga menjadi solusi dalam membentuk emosi anak yang lebih cenderung untuk hal yang positif.

5. Meningkatkan kepercayaan diri

Semangat-main-bola
image. via www.solusisehatku.com

“Sebuah penelitian yang dimuat di Jurnal of Development and Behavioral Pediatrics telah membuktikan bahwa olahraga dapat meningkatkan rasa percaya diri anak.”

Dalam membangun percaya diri pada anak, orangtua harus memperhatikan hal itu. Sebab saat anak kamu mengkuti olahraga, pastinya dukungan kamu senantiasa di nantinya, dalam semangatnya untuk menjalani pertandingan. Dukungan orangtua tetap ada ketika anaknya mengalami kekalahan, sehingga semangat percaya dirinya tetap ada.

6. Mengajarkan untuk selalu bersabar

tetap-bersama
image. via pixabay.com

Dunia olahraga akan mengajak anak untuk berlatih keras, karena setiap anak mempunyai kemapuan yang berbeda-beda dalam olahraga. Untuk itu, olahraga dapat menjadi sarana dalam melatih kesabaran. Seperti itu juga kesuksesan, pastinya memerlukan kesabaran.

7. Membentuk diri untuk suka bekerja sama

bekerja-sama
image. via www.youtube.com

Ketika berolahraga dalam sebuah tim, seorang akan lebih mudah mengetahui kelemahan dan kelebihan sang teman. Oleh sebab itu, kerja sama dalam tim diperlukan dalam berolahraga. Begitu juga dalam mendidik anak, orangtua harus mengajarkan kepada anak tentang kerja sama. Karena dengan kerja sama, sebuah masalah atau tugas akan dapat diselesaikan sesuai dengan target. Jadi peran olahraga sangat bermanfaat, menbentuk diri anak untuk suka bekerja sama.

8. Mengurangi egoisme

hilangkan-egoisme
image. via pustakaolahraga.wordpress.com

Dalam olahraga kebersamaan adalah nomor satu daripada kepentingan individu yang egoisme. Demikian juga dalam mengurangi egoisme anak. orangtua perlu solusi dalam menyikapinya. Oleh karena itu olehraga menjadi sarana orantua dalam mengurangi egoism anak. Seperti dalam permainan sepak bola perlu berbagi bola dengan teman untuk membangun suatu serangan.

Semoga bermanfaat…