Ibu Hamil dan Menyusui Sebenarnya Wajib Berpuasa Atau Nggak Sih?

Apakah ibu hamil harus puasa

Pola makan yang sedikit berubah dari tiga kali sehari menjadi dua kali sehari seringkali banyak membuat ibu hamil atau menyusui merasa khawatir dalam menjalankan ibadah puasa.

Saat bulan Ramadan tiba, maka saat wajib berpuasa bagi umat Islam seluruh dunia yang sudah dewasa dan cukup umur. Dan, bagaimana dengan para ibu hamil dan menyusui, apakah mereka tetap wajib berpuasa?

Pada dasarnya puasa itu sendiri adalah hal yang wajib dijalankan oleh semua umat muslim, dan puasa merupakan salah satu rukun Islam. Bagi umat muslim yang tidak menjalankan ibadah puasa karena sakit atau mungkin musafir, maka mereka wajib mengganti puasanya di hari lain. Sementara orangtua yang sudah berusia senja dan tidak memungkinkan untuk menjalankan puasa di hari lain, maka tidak diwajibkan menggantinya, namun diwajibkan untuk membayar fidyah.

Wanita atau ibu hamil dan menyusui memang memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda jika dibandingkan dengan wanita pada umumnya yang sedang tidak hamil. Jadi wajar saja jika ada rasa khawatir dialami oleh ibu hamil dan menyusui saat menghadapi puasa. Oleh karena itu, dokter akan menyarankan untuk ibu hamil dan menyusui yang berpuasa dapat mengkonsumsi makanan sehat dengan kandungan susu dua kali lipat dari biasanya. Selain itu mereka juga harus bisa menghindari makanan trans-asam lemak seperti crackerssnacks, kue panggang, karena makanan tersebut berpotensi meningkatkan risiko penyakit kardiovaskuler bagi ibu.

Jadi, biasa-biasa saja ibu hamil dan menyusui, bahkan kandungan ASI yang dihasilkan ibu menyusui selama 14 jam tidak akan berubah karena saat berbuka puasa tubuh melakukan kompensasi cadangan zat-zat gizi yang diambil dari simpanan tubuh berupa lemak, energi, dan protein serta vitamin dan mineral.

Namun ada saatnya ibu hamil harus membatalkan puasanya kalau mengalami hal-hal yang kurang sehat seperti misalnya mengalami pendarahan, mengalami kontraksi lebih dari 4 kali dalam 1 jam, terjadi penurunan gerak janin, penglihatan memburam, mengalami lelah atau tegang otot, rasa lemas berlebih, dan kepala terasa pusing berat.

Puasa ibu hamil dan menyusui tidak diwajibkan, jika mereka menderita diabetes, penderita tekanan darah yang abnormal, penderita ginjal kronis, penderita dehidrasi.

Nah, agar ibu hamil dan menyusui tetap fit selama menjalankan ibadah puasa, maka mereka sebaiknya istirahat yang cukup, menjauhkan diri dari stress, dan yang paling penting sebaiknya melakukan olahraga ringan, seperti mini cardio dan juga melakukan senam ringan sebelum waktunya berbuka puasa.