Ibu Hamil, Jangan Sampai Terjebak 5 Mitos Ini Ya

mitos-ibu-hamil

Kehamilan adalah salah satu karunia Allah dan sebuah nikmat tersendiri yang dialami dan diterima oleh kaum wanita. Kebahagiaan besar tentunya sangat dirasakan oleh setiap keluarga, karena menanti kehadiran si buah hati yang sangat diidamkan.

Namun sayangnya saat seorang wanita sedang hamil, biasanya akan banyak diberi nasihat oleh kerabat, keluarga, teman, dan terutama orang tua, nasihat itu mengenai beragam pantangan dan keharusan yang dilakukan selama masa kehamilan. Meskipun tujuan mereka adalah untuk hal positif dan demi kebaikan, akan tetapi tidak semua dari nasihat seputar kehamilan itu memang benar jika dilihat dari sudut pandang secara medis atupun ilmiah. Karena kebanyakan pantangan dan anjuran itu hanya berdasarkan mitos atau kepercayan turun-temurun yang jauh dari kenyataan. Seperti nasihat-nasihat seputar kehamilan berikut yang sebenarnya harus ditolak oleh seorang wanita hamil:

1. Wanita Hamil tidak boleh memotong dan menjahit baju

memotong-dan-menjahit
image. via lukihermanto.com

Mitosnya wanita yang sedang hamil tidak boleh memotong dan juga menjahit baju, karena jika itu dilakukan, maka anak akan terlahir dengan bibir sumbing. Dan faktanya anak yang terlahir dengan bibir sumbing itu terjadi karena pengaruh obat-obatan kimia yang dikonsumsi oleh ibu saat hamil, efek radiasi atau bisa juga faktor genetic. Oleh karena itu x-ray tidak boleh dilakukan selama kehamilan kecuali atas indikasi tertentu.

2. Minum sari kacang kedelai

mitos-kacang-kedelai
image. via www.kesehatanibuhamil.com

Mitosnya minum sari kacang kedelai atau makanan dari kacang kedelai akan membuat bayi terlahir dengan kulit putih. Namun pada faktanya warna kulit seseorang dipengaruhi oleh faktor genetic dari ayah dan ibunya, bukan dari sari kacang kedelai.

3. Makan jeruk akan meningkatkan lendir pada bayi dan resiko terkena penyakit kuning pada bayi yang baru lahir

makan-jeruk
image. via www.vemale.com

Mitos di masyarakat beredar bahwa jika ibu hamil banyak makan jeruk, maka lendir pada bayi akan sangat banyak dan bayi berpotensi besar terkena penyakit kuning. Jadi ibu hamil tidak dianjurkan makan jeruk.

Dan, faktanya Jeruk adalah sumber vitamin C dan serat yang baik bagi ibu hamil dan janinnya, jadi tidak membawa efek buruk seperti yang dimitoskan, hanya saja makannya pun harus dalam batas normal dan wajar. Karena kita tahu bahwa segala sesuatu yang berlebihan tentu saja akan memberikan efek tidak baik.

4. Ibu hamil jangan minum air es

minum-air-es
image. via annida-online.com

Karena mitosnya minur air e situ bisa membuat ukuran bayi besar dan akhirnya sulit dilahirkan. Sedangkan pada kenyataannya ukuran bayi yang besar itu biasanya berhubungan dengan ibu hamil yang mempunyai penyakit kencing manis. Jadi mungkin saja es ini diminum oleh ibu hamil yang memang memiliki riwayat penyakit kencing manis. Jadi bukan masalah minum es lalu menyebabkan bayi besar, karena kenyataannya air es akan dikeluarkan oleh tubuh sebagai keringat atau air seni.

5. Ibu hamil jangan banyak makan pedas

makan-pedas
image. via tanyajawabbiarcepathamil.blogspot.com

Ada mitos bahwa makan makanan pedas saat hamil akan menyebabkan si bayi lahir dengan bercak kulit kemerahan atau bayi akan berkulit lebih gelap atua hitam.

Tapi, sekali lagi kita tegaskan bahwa warna kulit seseorang tidak ditentukan oleh apa yang dikonsumsinya apalagi makanan pedas, tapi factor genetic dari orang tuanya. Dan faktanya bahwa makan makanan pedas saat hamil, memang membuat rasa tak enak di perut apalagi bila anda sedang mual, jadi bukan karena menyebabkan bercak kemerahan pada kulit.

Jadi, sebagai seorang yang modern dan berpendidikan, alangkah baiknya ibu hamil mau untuk mencari informasi secara medis dan ilmiah, sehingga tidak terjebak pada mitos-mitos yang tidak berdasar.

Semoga bermanfaat…

Artikel Terkait