Lakukan Hal-hal Ini Agar Menjadi Contoh Baik Di Masa Depan Anak Kita

memberi-contoh-yang-baik

Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Pribahasa ini seolah menjadi pedoman yang mutlak bagi orang tua jika ingin memiliki anak yang baik, maka jelas orang tua pun harus baik. Karena nyatanya orangtua adalah sumber inspirasi yang sangat kuat bagi anak-anak mereka. Tak hanya dalam hal cara berpikir dan juga melakukan kegiatan sehari-hari, tapi juga cara mereka memperlakukan lawan jenis.

Semisalnya adalah cara ayah mengasihi ibu? Cara ibu menyenangkan hati ayah? Hal ini tak perlu dijelaskan panjang lebar oleh orang tua, karena akan menjadi aneh. Tetapi orang tua cukup mencontohkannya pada mereka. Agar kelak mereka dapat memperlakukan lawan jenis atau orang yang mereka sayangi dengan baik. Karena kita tak bisa memungkiri bahwa kelak anak-anak akan tumbuh menjadi sosok yang dewasa dan ia akan menjadi teman hidup seseorang. Berikut ini ada beberapa hal yang bisa dilakukan orang tua di depan anak, agar kelak ia bisa membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis.

1. Tunjukkan Bahwa Kalian Berdua Adalah Orang Tua Yang Selalu Saling Mendukung Hobi Masing-Masing

orangtua-yang-shaleh
image. via www.ummi-online.com

Karena sebagai pasangan suami istri, tentu ayah dan ibu berasal dari keluarga yang berbeda, memiliki kebiasaan, minat, dan hobi yang berbeda pula. Jadi, dalam hal ini anak juga harus tahu bahwa ayah dan ibunya saling mendukung, dengan tidak mengekang hobi ayah atau ayah tidak mengekang hobi ibu. Berikanlah kebebasan dan kalau bisa saling memfasilitasi hobi masing-masing, agar anak melihat bahwa kedua orang tuanya adalah sosok yang demokratis dan selalu memberikan kebebasan yang bertanggung jawab satu sama lain. Hal ini sangat penting agar anak kita terbiasa dengan perbedaan dan dapat menyikapinya dengan baik.

2. Tidak Saling Berteriak Atau Kasar Saat Bertengkar

keluarga-mandiri
image. via panjikhalifah.blogspot.com

Penelitian dalam Journal of Child Development menyimpulkan bahwa anak-anak yang sering melihat orangtuanya bertengkar hebat, berteriak, melempar barang atau memukul, akan kurang memiliki rasa percaya diri. Karena emosi mereka tidak stabil, dan bisa mengalami depresi pada fase tertentu dalam kehidupannya. Jadi, sebagai orang tua yang baik, ada baiknya kalau bertengkar jangan sampai kelihatan anak, dan jangan saling memaki atau berkata kasar. Karena ini juga akan membuat anak kita meniru apa yang kita lakukan.

3. Biasakan Memberi Pujian Atas Kerja Keras Pasangan

kelembutan-pada-janin
image. via ninaberkarya.wordpress.com

Siapa sih yang tak suka dipuji?

Tentu saja semua orang suka dipuji, termasuk pasangan kita. Hidup bersama sekian tahun jangan sampai membuat kita berdua lupa memberi pujian satu sama lain. Misalnya yang sederhana adalah dengan memberikan pujian betapa lezatnya masakan istri saat sekeluarga makan bersama. Karena anak-anak perlu menyaksikan orangtua mereka saling memuji, agar ia tahu bagaimana menghargai pasangannya kelak saat mereka dewasa.

4. Selalu Saling Membantu Dalam Menyelesaikan Sesuatu

pernikahan-yang-indah
image. via beautifulnara.com

Jika kelak ingin memiliki anak yang bisa peka dan mau saling membantu dengan pasangannya atau bahkan orang lain. Maka sebagai orang tua kita harus bisa menunjukkan sikap saling membantu kita pada pasangan atau orang lain. Karena dengan melihat kedua orangtuanya, maka anak akan lebih tahu cara mencintai seseorang itu juga berarti tulus memberikan bantuan sebelum diminta.

5. Bentuk Rutinitas dan Kemesraan

mempercayai-anak
image. via soorah3.rssing.com

Anak akan belajar tentang sikap konsisten dengan mengamati aktivitas harian Anda dan pasangan. Konsisten bukan hanya dibutuhkan untuk hidup berumah tangga, namun penting juga untuk mencapai cita-cita. Selain itu, tidak ada salahnya sesekali mencium atau memeluk pasangan di depan anak dengan wajar, catatannya asal jangan sampai menjurus vulgar. Misalnya saja dengan mengecup kening istri saat hendak berangkat kerja atau mungkin hendak tidur. Karena itu akan membuat anak kita mengerti bahwa mereka hanya boleh mencium seseorang jika d sayangi jika sudah menikah dengan orang itu.

6. Tak Perlu Ragu Meminta Maaf Jika Salah

image. via wawasyaida.blogspot.com
image. via wawasyaida.blogspot.com

Meminta maaf atas sebuah kesalahan adalah suatu hal yang wajib dilakukan, bahkan tak hanya pada pasangan, tetapi juga pada semua orang. Karena saat anak mendengar dan melihat kita meminta maaf, mereka akan merekamnya dalam ingatan selamanya. Selain itu, mau menyadari kesalahan dan meminta maaf adalah life skill yang dibutuhkan anak agar tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab.

Lakukanlah semua hal itu, karena jika bukan kita orang tuanya yang akan mengajarkan mereka, maka siapa lagi? Tak mungkin bukan kita menyuruh anak mencontoh kehidupan tetangga.

Simak juga “5 Hal Yang Terjadi Saat Seorang Wanita Menjadi Ibu Baru

Simak juga “9 Langkah Sukses Jadi Ayah Asi

Semoga bermanfaat…

Artikel Terkait