Melatih Anak Mandiri Sejak Dini Dengan 5 Hal Ini

melatih-anak

Kemandirian seseorang dapat dilatih dan diajarkan sejak usia dini, karena seorang anak yang mandiri jelas menjadi keinginan setiap orang tua. Namun, kita juga harus tahu betapa penting dan besar peran orang tua dalam pembentukan karakter anak ini untuk menjadi seseorang yang mandiri, karena orang tua adalah guru pertama dalam kehidupan seseorang. Berikut ini ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk melatih kemandirian seorang anak sejak dini.

1. Berlatihlah Meninggalkan Bayi.

bayi-sendirian
image. via tasik-membara.blogspot.com

Meninggalkan si kecil pastilah hal yang sangat berat untuk dilakukan setiap orang tua. Namun adakalanya hal ini juga penting untuk dilakukan agar si kecil bisa tumbuh menjadi anak yang mandiri. Tapi perlu diingat, meninggalkan disini bukan berarti menelantarkannya ya, semisalnya saja orang tua pergi bekerja, dan berkurangnya waktu bersama si kecil. Dari situ kita dapat melihat, apakah bayi Anda selalu menangis dan juga merengek setiap Anda akan berangkat ke kantor atau pergi meninggalkannya meski hanya sebentar?

“Ingat juga, jangan biasakan menipu anak dengan cara pergi diam-diam, karena hal ini bukanlah cara yang mendidik bagi mereka.”

Jadi, sebelum Anda pergi meninggalkannya, coba untuk berpamitlah dan katakan dengan yakin bahwa Anda akan segera kembali menemui si kecil. Anda juga harus berusaha tetap kelihatan tenang dan percaya diri saat meninggalkan dia, bahkan meski dia menangis dengan kencang. Hal ini akan membuat si kecil mandiri dan berpikir bahwa orang tuanya akan kembali untuknya. Dan jika ini sudah dibiasakan, maka Anda tidak perlu melihatnya merengek saat ditinggal.

2. Ciptakan Suasana Rumah Yang Aman Bagi Si Kecil.

bayi-di-rumah
image. via infokesehatan-tips.blogspot.com

Masa kanak-kanak tentu akan menjadi sangat menyenangkan, namun juga berbahaya, karena mereka belum bisa membedakan mana yang aman dan mana yang berbahaya. Karena itulah, orang tua wajib menciptakan suasana rumah yang aman untuk berpetualang dan bereksplorasi. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kemandirian pada anak, dan anak harus diberikan kesempatan yang luas dalam mengeksplorasi hal-hal baru namun tetap aman.

3. Jangan Terlalu Ikut Campur Urusan Si Kecil.

anak-mandiri
image.via jeshitapassat.blogspot.com

Meskipun dia adalah anak kita dan usianya masih kecil, namun anak-anak ternyata juga memiliki urusannya sendiri, dan mereka tidak begitu suka jika orang dewasa terlalu mencampuri urusan mereka. Jadi, sebagai orang tua yang bijak, sebaiknya Anda menahan keinginan untuk selalu ikut campur urusan si kecil. Hal ini jelas untuk melatih kemandirinnya, karena bagaimana mungkin si kecil mandiri, bila orangtua selalu mendikte mereka.

4. Mulailah Melatih Kemandirian Si Kecil Saat Mereka Sudah Bisa Berjalan.

bayi-baru-bisa-lahir
image. via cintapandamanda.blogspot.com

Kapan sih waktu yang tepat untuk melatih kemandirian si kecil? Mungkin pertanyaan ini keluar dari pikiran para orang tua ya. Karena tidak mungkin kita melatih si kecil mandiri saat usianya masih terlalu kecil atau bahkan saat si kecil belum bisa berjalan. Bukannya kemandirian yang di dapatkan, justru si kecil akan terlantar dan kurang kasih sayang. Jadi, sebagai orang tua yang bijak, mulailah melatih kemandirian anak saat mereka sudah bisa berjalan, karena ini akan memudahkan aktivitasnya saat belajar mandiri. Misalnya mulailah untuk melatih mereka merapikan mainannya sendiri, mengambil barang dari tempat agak jauh sendiri, dan mencoba melakukan pekerjaan sederhana lainnya.

5. Bersabarlah Melatih Si Kecil Menjadi Sosok Mandiri.

sabar-mendidik-anak
image. via kisahikmah.com

Jelas saja diperlukan kesabaran dalam melatih anak menjadi sosok yang mandiri, jadi kesabaran yang ekstra dari orangtua dan juga keluarga sangat dibutuhkan. Kita harus tahu bahwa anak balita tak bisa melakukan segalanya dengan sempurna seperti yang diharapkan orang tua, bahkan kesannya bisa mengacau. Cobalah untuk selalu memberikan dekapan dan arahan saat anak mulai kesal dan tak dapat melakukan tugas kemandiriaan denganbaik. Jangan lupa mengatakan dengan lembut tanpa kesan menyalahkan dan beritahu langkah-langkah yang harus dilakukan saat Anda mencoba melatih kemandirian anak sejak balita.

Semoga bermanfaat…

 

Artikel Terkait