Menghadapi Proses Ta’aruf Dengan Laki-Laki Yang Rajin Shalat Tapi Belum Bisa Mengaji

menghadapi laki-laki yang rajin shalat tapi belum bisa mengaji

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum wr wb

Sebelumnya saya ingin bercerita. Saat ini saya sedang menjalani proses taaruf dengan seorang laki-laki, dia sudah serius mengatakan niatannya untuk menikahi saya. Akan tetapi masih adaa keraguan di hati saya tentang agamanya. Dia seorang laki2 yang tidak pernah meninggalkan sholatnya akan tetapi yang menjadi persoalan adalah dia belum bisa mengaji. Dia sudah berjanji akan belajar mengaji kepada saya. Saya sudah istikharah akan tetapi belum ada jawaban. Bagaimana menurut anda? Bukankah dalam islam dianjurkan untuk memilih calon suami yang baik agamanya?  Lalu bagaimana kalau situasinya seperti yang saya alami? Terima kasih

Jawaban:

Wa alaikumus salam wa rahmatullah

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Kamu sudah benar dengan memohon petunjuk dari Alloh lewat shalat Istikharah. Lakukan terus istikharah hingga hatimu mantap menentukan pilihan. Kemantapan hati menentukan pilihan itulah petunjuk dari Allah. Bila masih ada keraguan di hati, berarti dia belum tepat untukmu.

Mengenai istikharah, simak ulasan di link berikut -> klik

Mengenai dia yang belum bisa mengaji, kamu minta dia untuk belajar mulai dari sekarang, bukan menunggu setelah menikah denganmu dia baru belajar. Perlahan jika dia serius dan punya niat yang kuat, in sya Allah dia akan bisa. 

Mungkin ketika dia ternyata benar adalah jodohmu, Allah memberikanmu tugas mulia untuk membantunya, membimbingnya dan mengarahkahkannya, setidaknya dia menjadi ladang dakwah bagimu dengan membagi ilmu yang kamu miliki untuknya. Bukankah dakwah yang paling utama adalah untuk keluarga. 

Ketika pemahaman agamamu lebih kuat dari suamimu nanti, artinya Allah memberikan tugas mulia untukmu yaitu kamu bertugas sebagai pemegang kompas sekaligus navigatornya dalam bahtera rumah tangga. 

Tetapi yang penting harus kamu yakini adalah mengenai akhlaknya, mengenai ketaatannya kepada Allah. Dengan ketaatannya pada Allah, in sya Allah dia akan mencintaimu, memuliakanmu, dan tidak akan menyakitimu.

Semoga Allah segera memantapkan hatimu.

Semoga kita semua dalam lindungan Allah Aza Wajallah

Artikel Terkait