Sebagai Orangtua, Lakukan 10 Hal Ini Untuk Asah Kreativitas Anak

asah-kreatifitas-anak

Saat seorang anak terlahir ke dunia, ia bagaikan selembar kertas putih yang kosong dan bersih. Orang tua lah yang berkewajiban untuk memberikan warna dan menghiasi kertas putih itu dengan baik dan penuh tanggung jawab. Karena itu, siapa orangtua yang tak bahagia jika anaknya penuh dengan prestasi. Dan untuk mendapatkannya pun orangtua tidak bisa asal-asalan mendidik dan mengarahkan potensi anak. Sepertihalnya kreativitas yang tak lain merupakan salah satu potensi yang dimiliki oleh anak dan perlu dikembangkan sejak dini. Karena kreativitas yang dimiliki seseorang adalah salah satu pondasi agar seorang mampu  menyelesaikan masalah mereka, dapat berpikir out of the box, dan menjelajahi sesuatu yang baru.

Kreativitas tak lain juga merupakan kunci untuk seorang anak meraih kesuksesan di masa depannya. Karena itulah, sebagai seorang yang bertanggungjawab memberikan warna pada kehidupan anak, maka mari kita simak bersama mengenai 10 hal yang bisa Mom lakukan untuk membantu mengasah kreativitas anak.

1. Ajak Si Kecil Bermain.

mengajak-anak-bermain
image. via conna21.blogspot.com

Mengajak si kecil untuk bermain  adalah salah satu cara untuk mengembangkan kreativitas anak sejak dini. Mom, sebaiknya juga menyediakan berbagai macam mainan untuk dimainkannya, tak perlu harus yang mahal harganya, yang penting adalah jenis mainan yang mempu membantu meningkatkan kreativitasnya dan merangsang kerja otak dan sensor di dalamnya. Karena cara ini dapat membantu anak menyelesaikan problematika yang akan di alaminya, baik saat ini atau di masa depan.

2. Beri Kebebasan Anak Berimajinasi.

berimajinasi
image. via www.drdebraonline.com

Berimajinasi dapat dilakukan dengan membacakan si kecil dongeng setiap malam menjelang tidur. Hal ini akan memberi anak kesempatan untuk berimajinasi, jangan lupa juga untuk memberinya kesempatan memilih buku yang ia sukai untuk dibacakan. Dalam membacakan dongeng, Mom juga bisa mengajak si kecil masuk dalam cerita, membiarkannya menebak-nebak kelanjutan cerita, atau menirukan tokoh dongengnya.

Selain meningkatkan imajinas, membacakan buku dan mendongeng juga akan menambah perbendaharaan bahasa anak.

3. Ajukan Beragam Pertanyaan Kreatif.

bertanya-kepada-anak
image. via abiummi.com

Bertanya tak hanya biasa dilakukan anak kecil, tetapi orang tua juga bisa memperbanyak pertanyaan untuk si kecil. Karena pertanyaan-pertanyaan ini akan membantu anak untuk berinteraksi dan mendorongnya untuk mampu berekspresi secara verbal maupun non verbal. Pancinglah anak-anak dengan pertanyaan yang akan membuat dia lebih kreatif dalam berpikir dan bertindak.

4. Hindari Untuk Menyalahkan Anak-anak.

jangan-menyalahkan-anak
image. via ggsoku.com

Imajinasi dan kreativitas setiap orang jelas berbeda, bahkan akan sangat terlihat berbeda saat mereka masih anak-anak. Jadi jangan heran jika seorang anak akan menggambar bola itu kotak atau roda itu segitiga. Jika ini terjadi pada si kecil, usahakan Mom untuk tidak menyalahkannya. Karena jika Mom menyalahkan si kecil, maka Mom telah membatasi ruang imajinasinya, membatasi kreativitasnya secara tidak langsung. Sebaiknya Mom mencari tahu alasan kenapa si kecil menggambar begitu, dan jika sudah tahu alasannya, mungkin Mom akan bisa bertindak lebih bijak.

5. Ketahui Minat dan Bakat Si Kecil.

mengetahui-bakat-anak
image. via www.understood.org

Sebagai orang tua, sudah wajib untuk mulai memerhatikan apa yang disukai oleh si kecil sejak ia balita. Apakah si kecil suka menggambar, menumpuk barang, berolahraga, menari, menyanyi atau hal lainnya.  Setelah mengetahui, kegemarannya, mulailahlah mengasah dan memfasilitasinya sejak dini. Misalnya dengan menyediakan crayon, kertas gambar kalau si kecil memilik minat menggambar, melatih dan membiasakannya berolahraga bagi anak yang senang olahraga dan memasukkannya ke sanggar seni jika anak menyukai dunia seni. Dengan melaukan ha ini, maka kemampuan anak akan terasah dengan baik.

6. Beri Kebebasan Anak Bereksplorasi.

kebebasan-anak
image. via educacion2.com

Seorang anak sudah dibekali dengan rasa ingin tahu yang sangat tinggi. Jadi sebagai orang tua, sebaiknya Mom memberikan kebebasan pada si kecil untuk bereksplorasi terhadap dunia di sekitarnya. Tapi dengan catatan, orang tua harus memberitahu apa yang bahaya  dan yang tidak. Apa yang boleh dan apa yang sebaiknya tidak dilakukan.

6. Jangan Memaksa Si Kecil.

jangan-memaksa
image. via www.oprah.com

Mom, jangan pernah kecewa jika anak Anda tidak menunjukkan bakat atau kreativitasnya sejak dini, dan Anda tidak perlu memaksa. Karena semua hal butuh waktu, mungkin saja dengan ketelatenan orang tua memberikan stimulus dan dukungan, maka di kemudian hari akan muncul bakat dan kemampuan si anak dengan sendirinya.

8. Selalu Berusaha Memberikan Pengalaman Baru.

kurangi-melarang
image. via www.scholastic.com

Sebagai orang tua yang sibuk bekerja, jangan pernah lupa untuk meluangkan waktu bersama keluarga terutama si kecil. Karena dengan kebersamaan antara orang tua dan anak-anak ini akan membantu anak untuk merasakan pengalaman yang baik dalam hidupnya. Anda juga bisa mengajaknya ke tempat-tempat yang belum pernah dikunjungi untuk berrekreasi. Pengalaman baru ini yang akan menstimulus anak untuk menjadi lebih kreatif.

9. Kurangi Untuk Melarang Ini Itu Pada Si Kecil.

memberi-pengalaman-baru
image. via www.huffingtonpost.com

Tahukah Mom bahwa sebuah larangan akan mematikan kreativitas seseorang? Hal ini juga berlaku untuk anak di usia balita. Jadi, sebisa mungkin Mom sebagai orang tua yang bijak juga dapat mengurangi untuk melarangnya ini itu. Ingat bahwa pengalaman adalah guru terbaik, dan berani kotor itu baik. Karena hal-hal itulah yang akan membuat anak berpikir lebih bijak di masa depan.

10. Berikan Anak Liburan Kreatif Menyenangkan.

liburan-kreatif-anak-anak
image. via elviravacation.wordpress.com

Memberikan anak sebuah liburan kreatif itu pasti akan lebih menyenangkan. Dan liburan kreatif ini tidak harus berbudget besar loh Mom, namun yang penting adalah disesuaikan dengan minat anak. Liburan kreatif bahkan bisa dilakukan di rumah, misalnya saja dengan berkebun, mendekorasi kamar pribadi, membuat kreasi “DIY” yang menarik, dan lain-lain. Namun, jika ada budget lebih, liburan kreatif juga bisa dilakukan dengang keluar rumah, main outbound, hiking, atau mungkin camping.

Semoga bermanfaat…

 

Artikel Terkait