Mual Menjadi Satu Tanda Kehamilan Yang Sehat Melalui 3 Hal Ini

kehamilan

Mual adalah salah satu hal wajar yang dirasakan oleh seorang ibu hamil, asalkan masih dalam batas wajar itu tak apa-apa, bahkan menjadi salah satu tanda bahwa kehamilan yang dijalani itu sehat. Karena ibu hamil yang mual di masa awal kehamilan itu memiliki risiko keguguran yang kecil. Dan mual ini juga adalah sebuah efek dari perubahan hormon.

Berikut ini kenapa mual justru menjadi tanda kehamilan berjalan dengan sehat:

1. Produksi Hormon Kehamilan

muslimah-hamil-rileks
image. via m.cumicumi.com

Ada beberapa ibu hamil yang mengalami mual dalam waktu yang lebih lama, bahkan ada juga ibu hamil yang terus mual sepanjang hari. Adapun hal itu disebabkan karena produksi hormon estrogen sebagai hormon kehamilan. Jadi, saat sel telur yang sudah dibuahi menempel pada dinding rahim, tubuh ibu hamil akan memproduksi hormon human chorionic gonadotropin (HCG). Hal inilah  yang diduga menyebabkan mual pada seorang ibu hamil. Jadi, rasa mual yang muncul merupakan pertanda bahwa produksi hormon yang dibutuhkan untuk kehamilan yang sehat berjalan normal.

2. Mual Membuat Konsumsi Makanan Baik

merebahkan-diri
image. via pianphotograph.blogspot.com

Tahukah ibu bahwa mual pada ibu hamil sebenarnya sangat wajar, terlebih jika kita melihat proses hormonal di atas. Hal ini jelas tidak membahayakan janin di dalam kandungan. Kondisi ini justru menguntungkan bagi ibu hamil karena akan mendorong sang ibu mengonsumsi makanan yang mengandung nutrisi tertentu, mulai dari karbohidrat hingga vitamin yang memicu berkurangnya mual.

3. Menghindarkan Bayi Terpapar Zat Berbahaya

wanita-hamil
image. via otherhalf-salisarrahmi.tumblr.com

Menariknya, mual yang dialami ibu hamil akan mengurangi risiko janin terpapar zat yang berbahaya dari aneka makanan yang sudah dikonsumsi oleh ibu hamil. Jadi, secara tidak langsung tubuh ibu hamil akan menolak zat racun yang masuk ke tubuh. Tak kalah penting, kondisi mual juga akan mendorong ibu hamil menyesuaikan aktivitasnya dengan perkembangan si janin, dan ini sangat bagus bagi janin.

Tapi selalu diingat, jika frekuensi mual dan muntahnya berlebihan, tetap harus diwaspadai juga. Karena mual yang diikuti dengan muntah-muntah parah dapat menjadi pertanda adanya gangguan dalam kehamilan, seperti kista atau hyperemesis gravidarum, yaitu kondisi saat ibu hamil kehilangan berat badan dan cairan tubuh dalam jumlah banyak sehingga perlu dirawat dengan infus. Karena jika mual juga disertai muntah, pastikan saja ibu hamil mengganti hilangnya cairan dan makanan dalam tubuh, jangan sampai dehidrasi dan perut keroncongan. Karena hal ini justru akan berbahaya bagi janin.

Simak juga “4 Bahaya Ada Di Dekat Suami Yang Merokok Bagi Ibu Hamil

Simak juga “Pahami 6 Tanda Melahirkan Ini Jika Ingin Melahirkan Secara Normal

Semoga bermanfaat…

Artikel Terkait