Perkaya Bahasa Si Kecil Dengan 7 Stimulasi Ini

cara-mendidik-anak-ala-rasulullah-saw

Orang tua mana yang tak senang jika anaknya pandai berbicara? Bahkan sejak usia beberapa bulan mereka sudah mengajari anak-anak berbicara, mulai dari kata-kata sederhana, hingga kalimat penuh arti. Jadi meskipun usia si kecil masih tergolong bayi, tapi soal memperkaya bahasa tetaplah bisa dilakukan oleh orng tua.

Nah, berikut ini tips untuk menambah kecerdasan si kecil mulai dari bayi dengan memperkaya bahasa lisan nya:

1. Ajak Si Kecil Melihat dan Membicarakan Buku Bergambar

mendidik-anak
image. via www.hidayatullah.com

Bunda bisa memilihkan buku bergambar yang merangsang dan mendorong si kecil untuk mengingat nama-nama benda, hewan, tanaman, orang, dll. Cobalah Bunda menunjuk gambar yang ada di buku lalu mengatakan “apa ini?”. Bila perlu, saat menunjukkan gambar benda yang ada di buku sambil menunjuk benda aslinya, misalnya saja pensil. Hal ini akan lebih mudah diingat dan dimengerti oleh anak.

2. Gabungkan Kata-Kata Dan Gerakan

perilaku-positif
image. via www.menshealth.co.id

Bunda, jika si kecil menunjuk sesuatu sambil bertanya, maka jawablah dengan baik. Semisalnya saja jika si kecil menunjuk gelas, maka jelaskan bahwa gelas untuk minum, Bunda bisa memperlihatkan gerakan minum agar si kecil semakin paham.

3. Ajak Si Kecil Melakukan Permainan dan Bernyanyi

menghargai-anak
image. via www.klikdokter.com

Bernyanyi adalah salah satu hal yang disukai anak-anak. Dan Bunda bisa mengajarkan si kecil kata-kata baru melalui nyanyian, misalnya saja lagu “Topi Saya Bundar”, meskipun sederhana, tapi anak akan lebih senang untuk belajar. Ingat, masa anak-anak adalah masa bermain, jadi belajar pun sambil bermain.

4. Berbicara Pada Si Kecil Dengan Kalimat Tanya

ayah-teladan
image. via www.pesona.co.id

Bunda tahu jika si kecil sepertinya selalu menikmati nada dan juga intonasi suara saat berkomunikasi. Jadi ketika Bunda atau orang di dekatnya mengajukan pertanyaan pada si kecil, ada baiknya ajukan kalimat tanya yang menandakan bahwa Bunda menerima tanggapan darinya, dan dia biasanya akan menjawabnya. Inilah interaksi khas yang dibangun yang akan membuat si kecil menjadi semakin kaya bahasa.

5. Pancing Si Kecil Berbicara Dengan Kalimat Tanya dan Pilihan

menepati-janji
image. via nfxgaul.blogspot.com

Jangankan anak kecil, orng yang sudah dewasa pun biasanya harus dipancing dulu agar mau berbicara. Jadi tak ada salahnya Bunda selalu bertanya dan memberikan pilihan pada si kecil agar ia menjawab. Setidaknya selain mengajarkan bahasa pada si kecil, itu akan melatihnya untuk mengungkapkan pendapat dan lebih terbuka.

6. Lakukan Kontak Mata Saat Berinteraksi Dengan Si Kecil

kasih-sayang-ibuk
image. via www.smpdt.daaruttauhiid.org

Saat mengajarkan bahasa pada si kecil, sangat disarankan bagi orang tua untuk melakukan kontak mata pada si kecil. Jadi, lakukan kontak mata dan jangan lupa sebut si kecil dengan namanya. Karena kontak mata bermanfaat untuk mempertahankan perhatiannya, sedangkan memanggil namanya mengajarkan pada si kecil untuk menggunakan nama ketika berbicara dengan orang lain.

7. Selalu Perbaiki Ucapan Si Kecil Yang Salah Dengan Tenang

tanggung-jawab-orangtua
image. via sdmtponorogo.com

Salah satu tujuan utama dari bahasa si kecil yang masih bayi adalah untuk mengkomunikasikan ide, bukan mengenai kata-kata mereka yang pasti belum jelas. Jadi, berbicara bagi si kecil bukan mengenai jelasnya pengucapan mereka, tapi yang penting bagi si kecil adalah untuk berbicara dalam bahasa bayi dan bereksperimen dengan suaranya tanpa campur tangan pihak lain untuk menyempurnakan. Jadi Bunda nikmati saja bahasa bayi dari si kecil, jangan terburu-buru menyempurnakannya.

Simak juga “Antara Belajar atau Bermain? Ini Yang Harus Dilakukan Saat Anak Memasuki Pra Sekolah

Simak juga “Hati-hatilah, Karena Anak Selalu Mencontoh Orang Tua

Semoga bermanfaat…

Artikel Terkait