Status Jawaban Ta’aruf Menggantung, Apa Yang Harus Saya Lakukan?

Ketika Status Ta'aruf tidak jelas

Pertanyaan

Assalamu’alaikum wr wb

Bismillah. Saya bertaarufan dengan seorang akhwat. Beberapa kali, saya sering mengobrol lewat sosmed terkait pernikahan dan diapun tidak risih dengan obrolan itu bahkan ia mengaminkan. Namun hampir 4 bulan dia tidak memberikan kabar dan sulit untuk dihubungi. Saya merasa digantung dan berpikir untuk mengakhiri harapan saya kepada dia. Di sisi lain, di antara hubungan yang gak jelas itu, ada seorang akhwat lain yg mendekat. Dia baik dan sholehah. Sempat terpikir untuk melamar dia namun ada yg masih ragu dalam diri saya. Saya masih terpikir akhwat yang sebelumnya yang belum jelas statusnya itu. Sedangkan akhwat yg baru dekat ini umurnya beda 2 tahun dan itu juga yang menjadi keraguan di hati saya. Apa yg harus saya lakukan? Saya sudah istikharah namun masih ada keraguan. Apakah ada yg salah dengan sholatnya atau seperti apa? Mohon sarannya. Hatur nuhun

Jawaban

Wa alaikumus salam wa rahmatullah

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Sebaiknya kamu meminta mediatormu untuk mempertemukan kalian berdua. Hal ini sebaiknya diperjelas, karena pada dasarnya ta’aruf itu jelas, tak ada kata “gantung” disana. Karena dikhawatirkan jika hal ini terjadi terlalu lama, kalian akan terlibat perasaan semakin dalam. Lakukan komunikasi yang baik, ajak dia bicara tentang rencana pernikahan kalian, tentang khitbah, akad, dan persiapan pernikahan lainnya. Tanyakan apakah ada masalah terkait rencana pernikahan kalian sehingga dia bersikap demikian Jika “ya” temukan solusinya, bantu dia untuk menyelesaikan masalah ini. Selain itu, dipastikan juga bahwa jawaban iya atau tidak, harus ada batas waktu kapan dia bisa kasih jawaban. Apakah hari itu juga, lewat 1 hari atau 3 hari.  Intinya jangan ada sesuatu yang mengambang. Ta’aruf harus jelas.

Jika pada akhirnya, dia memutuskan untuk tidak melanjutkan proses ta’aruf, kamu juga harus siap, jika sudah ada perasaan cinta, kamu harus berhenti mencintai dan belajar menata hati untuk perjuanganmu menjemput akhwat lain yang menjadi jodohmu.

Setelah ada kepastian akan ketidaklanjutan proses ta’arufmu dengan yang pertama, barulah kamu berta’aruf dengan akhwat yang baru ini, agar kamu tidak menyakitinya ketika akhwat yang pertama ternyata kembali untuk melanjutkan proses kalian yang belum jelas, dan kamu memilih yang pertama karena kamu lebih “cenderung” padanya. Akan tetapi, bersihkan hati terlebih dahulu dari kesalahan dan perasaan masa lalu dan maafkan orang-orang yang pernah menyakiti. Akhwat yang kedua, yang baik dan sholehah itu layak kamu pertimbangkan untuk menjadi pendampingmu. Kenallah dia lebih dalam melalui proses ta’aruf dengannya. Perihal umur, kami rasa bukan merupakan masalah yang berarti, Rasulullah SAW saja menikahi Ibunda Khadijah ra, yang berumur 15 tahun lebih tua darinya. Terus libatkan Allah dalam setiap proses taarufmu, dan lakukan “upgrading diri” agar Allah merasa kamu pantas untuk menikah dan mendapatkan wanita yang baik. Karena janji Allah “……. wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)………” (QS. An-Nur: 26)

Simak ulasan mengenai “Tantangan 7 Minggu Sukses Ta’aruf? Berani Coba?”

Simak ulasan mengenai “ini 6 Cara Tepat Untuk Memilih Pasangan Idaman”

Simak ulasan  “Penting Bagi Kamu Memahami Hal Ini! Agar Proses Ta’aruf Kamu Sesuai Dengan Apa Yang Diharapkan”

Mengenai Istikharah

Tidak ada yang salah dengan melakukan sholat istikharah, sholat istikharah yang kita lakukan tidak lantas langsung dijawab Allah melalui mimpi atau tiba-tiba setelah melakukan sholat timbul keyakinan bahwa si “dia” adalah jodohmu, tetapi menurut kami jawaban shalat istikharah bisa dilihat dari prosesnya. Jika diperlancar urusannya, tidak ada keraguan satu sama lain, semakin mantap kalian berdua, maka in shaa Allah kalian berjodoh. Namun jika timbul keraguan dan menjauh, proses ta’aruf tidak lancar dan banyak problema, maka in shaa Allah kalian tidak berjodoh. Ingatlah bahwa Allah selalu memperlancar bagi siapapun yang ingin menikah. Jika dengan yang satu agak dipersulit dan gagal, berarti Allah menyediakan jodoh yang lebih baik dibanding dia. Intinya, selalu berdoa, berikhtiar, dan tawakal. Serahkan semua jawaban kepada Allah.

Semoga Allah segera memantapkan hatimu untuk menjemput jodohmu sehingga dapat segera membina rumah tangga dan merayakan cinta bersamanya.

Semoga kita semua dalam lindungan Allah Azza Wa jallah

Artikel Terkait