Sudah Hamil Apa Belum? Pertanyaan Basa-Basi Yang Ternyata Bisa Melukai Seseorang

wanita-hamil

Entah sudah menjadi kebiasaan atau apa ya, saat bertemu dengan pengantin baru, atau pasangan yang sudah lama menikah namun belum memiliki anak, seseorang pasti melontarkan basa basi pertanyaan  berikut: “Sudah hamil apa belum?”

Wow, memang tidak ada pertanyaan lain ya?

Tapi sepertinya tidak etis juga jika dijawab begitu, hingga akhirnya si “korban” hanya menjawab dengan senyuman, gelengan, atau mungkin ungkapan “belum, doakan saja ya.” Sambil menghela nafas.

Jadi berhentilah untuk melontarkan pertanyaan basa basi seperti itu ya, karena pertanyaan sederhana itu tidak sesederhana itu saat kamu menerimanya. Berikut 3 Alasannya yang membuat pertanyaan sederhana itu tak jarang melukai seseorang.

1. Pertanyaan Itu Sederhana Tetapi Sangat Pribadi

menjaga-janin
image. via atyapunyamimpi.blogspot.com

Meski terdengar sepele, sebenarnya menanyakan masalah kehamilan adalah masalah yang sangat privasi. Jangan karena kita mengenal orang tersebut lalu kita tahu bahwa mereka belum memiliki anak, maka kita berhak bertanya. Bayangkan saja jika pernikahan pasangan itu baru beberapa minggu atau mungkin beberapa bulan, apa etis kita langsung menanyakan masalah pribadi itu?

Karena ada banyak kemungkinan yang kita tidak tahu, mungkin saja mereka masih ada pada tahap awal kehidupan rumah tangga dan masih memerlukan kesiapan mental yang benar-benar baik untuk memiliki momongan. Karena hamil dan memiliki anak bukanlah hal yang sepele.

2. Masalah Kehamilan Itu Adalah Anugerah Dari Allah

kelembutan-pada-janin
image. via ninaberkarya.wordpress.com

Sebagai manusia kita harus ingat dan tahu bahwa kehamilan adalah anugerah dan rejeki dari Allah SWT. Jadi jangan pernah menanyakan pada manusia, karena jika kita melakukan itu sama saja kita sedang mempertanyakan kehendak Allah. Dan tanpa kita ketahui mungkin saja pertanyaan itu akan membuat si “korban” berpikir dan bertanya pada dirinya sendiri mengapa dia belum kunjung hamil, tentu hal ini akan membuat keadaan hati seseorang menjadi buruk. Ingat, masih banyak basa-basi lain yang bisa dilontarkan, jadi jangan bertindak sebagai hakim dan melontarkan pemikiranmu tentang urusan sacral ini.

3. Kehamilah Adalah Sebuah Perjuangan dan Usaha

kebaikan-pada-janin
image. via azaleav.wordpress.com

Bagi banyak pasangan suami istri, hamil mungkin bisa terjadi dengan mudah, tapi tidak sedikit juga pasangan yang sudah menikah bertahun-tahun belum memiliki momongan. Dan saat dengan entengnya kita bertanya “kok belum hamil?” padahal tanpa kita ketahui orang yang bersangkutan sedang berusaha keras untuk memperoleh kehamilannya.

Jadi, pertanyaan semacam ini hanya akan menambah stres dan malah mempersulit kehamilan mereka. Karena kehamilan ini menyangkut kondisi fisik dan mental pasangan suami istri. Dan tak jarang beberapa pasangan juga mengalami masalah dengan organ reproduksinya atau kesehatannya sehingga sulit memiliki keturunan meski sangat ingin.

Simak juga “8 Jurus Membahagiakan Suami Dalam Rumah Tangga

Simak juga “3 Hal Ini Yang Harus Kamu Lakukan Ketika Kepercayaan kepada Suami Mulai Hilang

Semoga bermanfaat…

Artikel Terkait