Sudah Saling Suka Tapi Belum Berniat Nikah, Apa Yang Seharusnya Dilakukan?

Sudah Saling Suka Tapi Belum Niat NIkah

Pertanyaan :

Assalamu’alaikum wr wb

Masih belum begitu paham seputar ta’aruf. saya lagi dekat sama laki-laki yang alhamdulillah sudah tahu bagaimana dia, pergaulannya, dan juga keluarganya. Dia sering ngingetin untuk menjalankan ibadah-ibadah sunnah, tapi nggak setiap hari dia hubungi saya. Nah, sekarang kami masih kuliah dan belum berniat untuk nikah karena merasa masih belum pantas. Apakah itu dibolehkan dalam islam atau gimana? Tapi jika itu tidak dibolehkan, bagaimana seharusnya kami bersikap? Mohon penjelasannya ☺ Satu lagi, berapa jangka waktu maksimal ta’aruf?

Jawaban :

Wa alaikumus salam wa rahmatullah

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Segera beralih kepada ta’aruf yang sesuai syari’at. Dalam ta’aruf interaksi antara kamu dan laki-laki dibatasi, hal ini tentunya untuk menjaga dirimu sebagai wanita. Manfaatkan perantara jika ingin berkomunikasi dengannya. Dan ingat ta’aruf dilakukan setelah kamu siap untuk menikah, jangan sampai kamu malah mengkambinghitamkan ta’aruf untuk alasan kedekatan hubunganmu dengannya. Ta’aruf bukan nama lain dari pacaran, bukan nama lain dari TTM-an dan bukan pula untuk hubungan “adek kakak”.

Jadi, ketika kalian belum siap untuk menikah, sebaiknya jangan dulu memulai untuk melakukannya, Simpanlah cintamu itu, jaga dirimu, jaga hatimu jaga cintamu dan berikan hanya untuk seseorang yang akan menjadi pendampingmu kelak.

Simak ulasan 7 Alasan Kenapa Kamu Harus Ta’aruf Mulai Saat Ini

Mengenai jangka waktu maksimal ta’aruf, sampai saat ini kami belum menemui batasannya. Lamanya ta’aruf tergantung dari yang menjalankannya. Memang sebaiknya ta’aruf dalam waktu yang tidak lama. Karena ta’aruf dilakukan ketika kita sudah berniat dan siap menikah. Ditambah lagi tahapan-tahapan ta’aruf itu jelas, kamu tinggal lihat hal yang menarik dari pasangan ta’aruf, kenali keluarganya, kenali lingkungannya dan istikharah minta petunjuk dan kemantapan hati dari Allah. Jika kamu mantap silahkan lanjutkan ke tahapan pernikahan sementara jika gagal karena salah satu ataupun keduanya ragu, bisa segera move on, karena hati yang belum bergantung pada pasangan ta’aruf.

Mengenai cara membujuknya agar segera menikah adalah dengan mengajaknya untuk segera menikah. Hal yang harus kamu lakukan adalah

    1. Yakinkan dulu dirimu bahwa kamu sudah siap untuk menikah. Jika kamu sendiri belum yakin gimana kamu bisa meyakinkan dia dan meyakinkan orang tuamu.
    2. Kondisikan kedua orang tuamu katakan pada mereka bahwa kamu ingin segera menikah untuk menjaga dirimu. Tunjukkan kepada mereka bahwa kamu siap untuk menikah.
    3. Beri tahu laki-laki itu, jika serius, segera datangi orang tuamu untuk melamarmu dan memberikan kepastian kapan dia siap menikahimu (tentunya dalam waktu yang tidak terlalu lama). Hal ini dilakukan jika kamu siap untuk berjuang bersama dengannya dan kamu siap hidup sederhana, tidak menuntut banyak hal darinya yang mungkin sekarang belum apa-apa. Setelah kamu minta, dia tidak berani, segera ikhlaskan dan bersihkan hatimu jangan sampai kamu galau, terus berharap pada dia yang tidak jelas, yakinkan dirimu untuk move on darinya. Sebisa mungkin batasi interaksi dengannya, alihkan ke kegiatan-kegiatan yang positif.

Ingatlah, perihal jodoh janganlah kamu berfokus pada siapanya tapi fokuslah pada jalan bagaimana kamu menemuinya dan fokuslah pada dirimu sendiri. Fokus memperbaiki diri dan memantaskan diri, apakah diri ini sudah layak jadi seorang istri?, apakah diri ini sudah layak menjadi seorang ibu?. Membangun rumah tangga butuh ilmu, perdalam ilmumu perkuat tekadmu, dan perbesar sabarmu untuk bersiap membina rumah tangga kelak.

Simak ulasan kami tentang ta’aruf

4 Hal yang Wajib Dilakukan Ketika Masa Ta’aruf

5 Langkah Melakukan Ta’aruf Dengan Hasil Terbaik

Semoga jawabannya bisa membantu.

Artikel Terkait